Kumparan Logo

Tips Meyakinkan Suami Dukung Pemberian ASI

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ibu menyusui. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ibu menyusui. (Foto: Thinkstock)

Anda sudah bertekad ingin menyusui si kecil! Bagus, Moms. ASI adalah makanan terbaik bagi bayi yang tidak dapat ditandingi. Tapi keinginan Anda tentunya akan lebih mudah tercapai bila mendapat dukungan dari suami. Katakan pada suami bahwa menyusui bukan hanya menjadi tugas Anda seorang, melainkan tugas dan tanggung jawab berdua. Katakan dukungannya diperlukan demi keberhasilan program ASI eksklusif minimal selama 6 bulan, dan maksimal selama 12 tahun. Intinya, ia pun harus siap menjadi Ayah ASI.

Namun bagaimana kalau alih-alih menjadi Ayah ASI, suami malah tidak yakin dengan rencana Anda memberi si kecil ASI? Mengutip laman resmi Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), berikut 3 hal yang dapat Anda kemukan untuk meyakinkannya:

1. ASI itu Cairan Ajaib

Ilustrasi ASI perah.  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ASI perah. (Foto: Thinkstock)

Paparkan pada pasangan Anda bahwa ASI adalah ciptaan langsung dari Tuhan. Sudah pasti, kandungan gizinya paling sesuai untuk manusia dan sudah tidak diragukan lagi. Hal ini juga telah diakui oleh banyak peneliti, lembaga dan ahli nutrisi. Anda dapat mencari berbagai fakta atau hasil penelitian tentang ASI di laman AIMI maupun laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Tunjukkan juga pada suami rincian kandungan ASI yang tidak dapat ditandingi susu formula manapun, termasuk tentang betapa hebatnya ASI yang mengandung foremilk dan hindmilk yang ideal untuk kebutuhan cerna bayi.

2. ASI Lebih Hemat

Ilustrasi Suami Istri Berdiskusi (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Suami Istri Berdiskusi (Foto: Thinkstock)

Berikan ilustrasi pada suami biaya yang bisa dihemat dalam sebulan apabila Anda menggunakan ASI bukan susu formula. Tentu ini adalah hitungan yang sederhana namun faktual. Tanpa membeli susu formula, uang yang ada bisa digunakan untuk keperluan lainnya.

3. ASI Tidak Repot

Air Susu Ibu  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Air Susu Ibu (Foto: Thinkstock)

Katakan pada suami Anda bahwa pemberian ASI tidaklah serepot ketika Anda memintanya membuatkan susu untuk bayi ketika ia lapar di malam hari. Dengan ASI, suami tak perlu sibuk membantu membuatkan susu untuk bayi, karena ASI langsung diberikan oleh ibu melalui puting susunya. Jadi Anda bisa beristirahat atau ikut mendampingi istri ketika ia menyusui. Praktis, kan?

Semoga berhasil ya, Moms. Jangan bosan untuk terus mengajarkan suami tentang ASI dan terus mengingatkannya agar ikut mendampingi Anda selama menjalani program menyusui. Sebab ini juga menjadi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah untuk membesarkan anak.