Kumparan Logo

Tips Persiapkan Balita yang akan Punya Adik

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil dan keluarga. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil dan keluarga. Foto: Shutterstock

Kehamilan kedua mungkin akan terasa berbeda dari yang pertama. Salah satunya karena perlu memberitahu anak pertama bahwa ia akan menjadi kakak. Ya Moms, beberapa anak mungkin akan senang menyambut adiknya karena merasa punya teman baru. Namun, tak sedikit pula anak, terutama yang masih berusia balita, yang kerap menolak dan tidak mau punya adik.

Nah Moms, untuk mencegah masalah tersebut, berikut beberapa tips untuk mempersiapkan balita yang akan punya adik sebagaimana dikutip dari Pop Sugar.

Tips Mempersiapkan Balita yang akan Punya Adik

Ilustrasi ibu hamil. Foto: Shutterstock

1. Libatkan Anak Selama Masa Kehamilan

Selama hamil Anda perlu rutin memeriksakan kandungan. Nah cobalah ajak anak pertama untuk ikut serta ke dokter, Moms. Selain itu, Anda mungkin bisa mengajak si kecil mengunjungi rumah sakit yang direncanakan sebagai tempat melahirkan agar ia merasa lebih dilibatkan dalam setiap momen persiapan menyambut kehadiran adiknya. Momen ini tentu akan menjadi pengalaman baru bagi si kecil.

2. Jadikan Pertemuan Pertama Lebih Bermakna

Saat melahirkan di rumah sakit, Anda mungkin bisa menitipkan anak pertama ke kakek-neneknya atau anggota keluarga yang lain. Setelah proses melahirkan selesai dan si bayi boleh dijenguk, jadikan momen tersebut sebagai kesempatan bagi anak pertama untuk bertemu adiknya. Tanyakan bagaimana perasaan si kecil pada momen tersebut. Bonusnya, Anda bisa mendokumentasikan momen tersebut lewat video, Moms.

3. Kuatkan Ikatan

Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutterstock

Pada hari-hari pertama si bayi berada di rumah, anak yang masih balita mungkin akan senang karena merasa punya teman baru. Ia mungkin akan mengenalkan mainan atau buku-bukunya pada adiknya.

Nah, jadikan momen tersebut untuk menguatkan ikatan atau bonding antara kakak dan adik, Moms. Membangun ikatan lebih dini bisa mencegah konflik yang mungkin akan terjadi pada keduanya kelak.

4. Ajarkan tentang Tanggung Jawab Kakak

Meski masih balita, Anda perlu mengajarkan anak soal tanggung jawab sebagai kakak. Mulailah dengan melibatkan anak pertama dalam merawat bayi, seperti mengambilkan baju atau menemani si adik bermain. Seiring bertambah usianya, rasa tanggung jawab anak sebagai kakak akan tumbuh dengan sendirinya.

kumparan post embed