Kumparan Logo

Tips Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Anak Diabetes

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak diabetes menimbang berat badan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak diabetes menimbang berat badan. Foto: Shutter Stock

Salah satu masalah kesehatan anak yang perlu diwaspadai orang tua adalah obesitas. Pasalnya, masalah kesehatan tersebut bisa menjadi akar atau pemicu berbagai macam penyakit lainnya. Mulai dari kolesterol, darah tinggi, penyakit jantung, hingga diabetes.

Moms, sebagian besar gula dalam tubuh berasal dari makanan yang dikonsumsi. Sehingga, ketika makanan dicerna, gula tersebut akan masuk ke dalam aliran darah. Bila kadar gula darah meningkat, maka bisa menyebabkan diabetes.

Ilustrasi diabetes. Foto: Shutterstock

Jenis diabetes yang umum terjadi pada anak adalah diabetes tipe dua. Gejala penyakit ini cenderung sulit diketahui secara langsung. Sebab, gejala tersebut biasanya muncul secara bertahap sehingga sering dianggap sebagai hal yang wajar.

kumparan post embed

Medical News Today melansir, penyakit diabetes juga dapat memicu komplikasi serius seperti stroke, gangguan saraf dan penglihatan, kerusakan organ tubuh, hingga komplikasi kehamilan bagi wanita.

Selain memantau kadar gula darah, hal utama yang perlu dilakukan ibu dan ayah adalah menjaga pola makan si kecil. Sebab, anak dengan diabetes perlu memperhatikan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi karena mengandung tinggi gula. Di samping itu, apa lagi yang perlu diperhatikan?

Tips dari Dokter untuk Terapkan Pola Hidup Sehat Anak Diabetes

Ilustrasi singkong pengganti nasi. Foto: Shutter Stock

Dokter Spesialis Gizi, dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, mengatakan penerapan pola hidup sehat anak diabetes dikenal dengan istilah 4J. Apa maksudnya?

1. Jumlah

Pada dasarnya, pengidap diabetes tidak ada rekomendasi yang mutlak tentang makanan yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi. Menurut dr. Juwalita, sebenarnya hampir semua jenis makanan boleh dikonsumsi, tetapi jumlahnya harus dibatasi sesuai dengan rekomendasi dokter.

“Berapa banyak yang bisa dikonsumsi, sebenarnya hampir semua boleh, tetapi jumlahnya harus paham,” kata dr. Juwalita kepada kumparanMOM, dalam Media Gathering Tokopedia, Selasa (24/1).

2. Jenis

Kemudian, pilihlah jenis makanan yang tepat, terutama dalam pemilihan karbohidrat. Sebab, diabetes pada umumnya adalah gangguan metabolisme karbohidrat di dalam tubuh. Sehingga, ibu dan ayah harus memilih karbohidrat yang mengandung tinggi serat dibandingkan gula. Misalnya mengkonsumsi umbi-umbian karena mengandung serat dan gizi yang lebih tinggi daripada nasi putih.

Ilustrasi anak makan. Foto: Shutter Stock

3. Jadwal

Pola makan anak diabetes harus teratur. Hindari makan karbohidrat berlebihan dalam satu kali makan. Sebab, lonjakan gula darah akan meningkat karena tubuh tidak bisa mengkompensasi karbohidrat yang masuk dengan maksimal.

4. Cara memasak

Sebisa mungkin hindari pengolahan makanan yang merusak nutrisi atau menambahkan kalori. Salah satunya dengan menggoreng karena menggunakan suhu yang sangat tinggi.

“Kalau makanan digoreng sudah pasti nambah kalori, sedangkan orang diabetes harus menjaga berat badan,” tutur dr. Juwalita.