Kumparan Logo

Yang Perlu Dilakukan Orang Tua Bila Anak Kena Diabetes Tipe 2

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemeriksaan gula darah pada anak. Foto: VGstockstudioShutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemeriksaan gula darah pada anak. Foto: VGstockstudioShutterstock

Diabetes merupakan salah satu penyakit yang saat ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, namun juga anak-anak. Ya Moms, hal ini disebabkan oleh perubahan gaya hidup yang terjadi pada anak. Selain diabetes tipe satu, anak-anak juga rentan mengalami diabetes tipe dua.

Mengutip Medical News Today, berdasarkan Laporan Statistik Diabetes Nasional 2020, sekitar 210.000 anak dan remaja di bawah usia 20 tahun di AS didiagnosis mengalami diabetes. Sehingga, penyakit ini kini dianggap sebagai kondisi yang serius dan memerlukan perawatan khusus.

Tak hanya itu, diabetes tipe dua berisiko terjadi seumur hidup, dan dapat menyebabkan komplikasi serius bila tidak segera diatasi. Hanya saja, gejala penyakit ini sulit diketahui dengan cepat. Sebab, gejala yang sering muncul mirip seperti gangguan-gangguan yang umum terjadi, mulai dari kelelahan, sering merasa haus dan lapar, hingga sering buang air kecil.

Oleh sebab itu, bila si kecil menunjukkan gejala-gejala di atas, segera bawa ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Lalu, jika hasilnya menunjukkan anak terkena diabetes tipe dua, apa yang perlu dilakukan orang tua?

kumparan post embed

Apa Saja yang Perlu Dilakukan Orang Tua Bila Anak Kena Diabetes Tipe 2?

1. Memantau kadar gula darah

Ilustrasi pemeriksaan gula darah pada anak. Foto: anetta/Shutterstock

Hal utama yang perlu dilakukan orang tua bila anak yang terkena diabetes tipe dua, yaitu memantau kadar gula darah secara rutin. Namun, jika si kecil tidak dapat melakukannya sendiri, orang tua atau pengasuh mungkin perlu mendampingi. Apalagi, diabetes tipe dua cukup sering membuat anak perlu menggunakan insulin yang diperoleh melalui suntikan. Sehingga, tak mungkin bila membiarkan anak melakukan hal itu sendirian.

2. Menjaga pola makan

Ilustrasi anak makan makanan sehat. Foto: Shutterstock

Salah satu penyebab umum diabetes tipe dua pada anak adalah sering konsumsi makanan tinggi gula. Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan dengan cermat jumlah karbohidrat yang dikonsumsi anak sepanjang hari. Selain itu, anak perlu membatasi konsumsi makanan yang mengandung tinggi gula.

3. Rutin olahraga

Ilustrasi anak olahraga. Foto: Shutter Stock

Olahraga secara rutin penting untuk menjaga berat badan anak yang terkena diabetes. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan anak-anak usia 5-17 tahun untuk melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat setidaknya 60 menit setiap harinya. Hal ini juga berguna untuk mengurangi aktivitas anak di dalam rumah, seperti main gadget dan nonton.