Tips Tetap Dekat dengan Anak saat Sedang Tinggal Berjauhan
ยทwaktu baca 3 menit

Sebagai orang tua, ada masanya kita tidak bisa 24 jam terus menerus mendampingi anak. Mulai dari tuntutan pekerjaan hingga urusan penting yang mengharuskan kita pergi dalam waktu hitungan hari atau cukup lama.
Ya Moms, Anda mungkin harus bepergian ke luar kota atau luar negeri karena berbagai urusan, misalnya dinas atau mengunjungi keluarga yang sedang sakit. Tapi, karena anak-anak masih sekolah, mau tak mau Anda tidak bisa membawa si kecil ikut serta dalam perjalanan. Akhirnya, anak-anak pun harus ditinggal selama beberapa waktu dengan ditemani suami, pengasuh atau anggota keluarga yang lain di rumah.
Beruntungnya, saat ini teknologi semakin berkembang dan memungkinkan kita berkomunikasi secara virtual lewat gadget. Dengan cara inilah Anda bisa tetap terkoneksi meski dipisahkan oleh jarak ratusan bahkan ribuan kilometer. Ya Moms, Anda pun bisa memastikan kondisi anak, termasuk untuk sekadar menanyakan kabar, sudah makan apa, hingga aktivitas yang dilakukan di hari tersebut.
Nah Moms, beberapa tips ini bisa dicoba agar Anda dan si kecil tetap terhubung saat sedang tidak tinggal bersama.
Cara Mengasuh Anak saat Sedang Tinggal Berjauhan
1. Manfaatkan Teknologi
Dikutip dari Parents, jadikan teknologi sebagai cara untuk tetap terhubung dengan anak-anak. Tidak hanya untuk menjaga komunikasi antara orang tua dan anak, tapi juga dapat memastikan keseharian si kecil berjalan lancar. Ajaklah suami atau pengasuh untuk ikut membicarakan aktivitas anak-anak dan rencana kegiatan di esok hari.
2. Luangkan Waktu Tetap Hadir
Di tengah kesibukan yang dijalani dari tempat lain, Anda tetap perlu menyisihkan waktu untuk ngobrol dengan anak-anak di rumah. Bisa jadi si kecil ingin bercerita tentang kegiatannya di sekolah atau tempat les, hingga makanan apa saja yang sudah dimakan. Agar tidak mengganggu, Anda bisa memberi tahu pada pukul berapa saja bisa dihubungi.
3. Perhatikan Hal-hal Kecil
Dilansir Marriage, anak-anak pasti senang saat orang tua memperhatikannya. Saat melakukan video call, Anda bisa memperhatikan apakah ada sedikit yang berbeda dari anak. Misalnya, "Nak, apakah lukisan di belakang kamu itu tugas yang dibuat di sekolah? Bagus sekali!" atau "Kamu terlihat tidak bersemangat, ada yang terjadi di sekolah?". Hal ini bisa jadi cara agar anak terbuka dan mau berbagi cerita dengan Anda.
4. Ceritakan Hal-hal yang Menyenangkan
Saat melakukan telepon atau video call, mungkin Anda akan akan banyak mendengar cerita anak. Tapi, Anda juga bisa ceritakan hal-hal seru yang dilakukan di hari itu. Misalnya, "Kemarin ibu berkenalan dengan anak seusia kamu di restoran pizza. Jadi makin kangen kamu!". Bisa juga bertanya ke anak soal oleh-oleh apa yang diinginkan si kecil.
5. Buat Jadwal Kegiatan Bersama
Jika Anda bepergian dalam waktu lama dan ingin tetap rutin bermain dengan anak, maka cobalah membuat jadwal kegiatan bersama. Nah, Anda bisa membuat kesepakatan hari atau pukul berapa untuk video call, lalu tentukan aktivitas yang dilakukan bersama secara virtual. Contohnya, Anda bisa memasak makanan favorit lalu memakannya bersama-sama, bernyanyi dengan alat musik, hingga menonton film di aplikasi streaming. Sehingga, Anda dan anak tetap terasa dekat meski berada di jarak yang jauh.
