Usia Berapa Anak Boleh Pakai Lensa Kontak?
·waktu baca 2 menit

Salah satu gangguan penglihatan yang kini kerap dialami anak adalah rabun jauh atau miopi. Kondisi yang kerap disebut mata minus ini bisa terjadi karena berbagai faktor seperti keturunan, kebiasaan menatap layar gadget terlalu dekat atau kebiasaan membaca dalam kondisi lampu ruangan redup.
Mengutip laman Akademi Ophtalmologi Amerika, studi menunjukkan bahwa miopi lebih umum dialami oleh anak-anak. Pada sejumlah kasus, kondisi ini tidak dapat dipulihkan sepenuhnya, meski tingkat keparahannya bisa berkurang dengan operasi lasik. Untuk membantu penglihatan sehari-hari, mereka menggunakan kacamata atau lensa kontak (softlens).
Nah Moms, terkait penggunaan lensa kontak pada anak, ada beberapa hal yang perlu dipahami orang tua terlebih dahulu. Salah satunya adalah usia yang tepat anak boleh menggunakannya. Simak penjelasan berikut ini sebagaimana dikutip dari Mom Junction.
Usia yang Tepat Anak Boleh Pakai Lensa Kontak
Berdasarkan rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), anak-anak boleh menggunakan lensa kontak saat berusia 8 – 12 tahun. Namun, orang tua harus mengajarkan tentang kebersihan agar anak tidak menggunakan lensa kontak secara sembarangan.
Adapun jenis lensa kontak yang aman digunakan anak-anak adalah lensa kontak lunak. Jenis tersebut merupakan lensa kontak yang paling sering diresepkan untuk anak-anak. Pasalnya, lensa kontak tersebut lebih nyaman dan mudah digunakan. Selain itu, lensa kontak lunak juga memiliki beberapa varian berdasarkan waktu pemakaiannya, harian, mingguan, hingga bulanan.
Tips Aman Memakai Lensa Kontak untuk Anak
Berikut ini beberapa tips aman yang perlu diajarkan pada anak tentang memahami lensa kontak yang aman.
Cuci dan keringkan tangan terlebih dahulu sebelum memegang lensa kontak.
Bersihkan lensa kontak sesuai petunjuk dari dokter.
Gunakan produk lensa kontak sesuai resep dari dokter.
Jangan biarkan lensa kontak terkena air, liur, dan cairan lannya.
Ganti lensa kontak segera jika masa pemakaiannya habis.
Jangan tidur dalam kondisi menggunakan lensa kontak.
Jangan berbagi lensa kontak dengan orang lain.
Selalu bawa kacamata sebagai cadangan
Jangan menggunakan lensa kontak saat mata merah atau gatal.
Segera periksakan anak ke dokter anak jika timbul iritasi akibat pemakaian lensa kontak.
