Usia Berapa Idealnya Anak Bisa Lihat Pemotongan Hewan Kurban?
ยทwaktu baca 2 menit

Sebentar lagi seluruh umat Muslim akan menyambut Hari Raya Idul Adha. Ya Moms, hari raya tersebut identik dengan pemotongan hewan kurban, seperti kambing atau sapi.
Karena hanya terjadi satu tahun sekali, biasanya momen tersebut menarik perhatian banyak orang termasuk anak-anak. Itulah kenapa, beberapa orang tua mungkin saja antusias mengajak anak melihat penyembelihan hewan kurban.
Nah Moms, sebelum mengajak anak ikut melihat penyembelihan hewan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah usia ideal saat mengajak si kecil.
Usia Ideal Anak Boleh Melihat Proses Penyembelihan Hewan Kurban
Menurut Psikolog Anak dan Keluarga Rumah Dandelion, Rizqina Ardiwijaya, M. Psi Jawabannya boleh. Namun, anak-anak di bawah 7 tahun belum diperkenankan untuk melihat proses penyembelihan hewan kurban secara eksplisit.
"Dikhawatirkan mereka akan salah paham mempersepsikan apa yang mereka lihat karena kemampuan kognitifnya masih berkembang," ujar Rizqina kepada kumparanMOM, Rabu (12/6).
Sedangkan anak-anak yang usianya 7 tahun ke atas proses kognitifnya sudah berkembang lebih baik. Artinya, mereka juga sudah bisa membedakan mana yang baik dan juga mana yang buruk.
Senada dengan Rizqina, Psikolog Anak dan Remaja, Vera Itabiliana dalam wawancara bersama kumparanMOM pada tahun 2018, juga menyebut sebaiknya orang tua tidak mengajak anak di bawah usia 7 tahun melihat proses penyembelihan hewan kurban.
Itu karena, bisa jadi bagi anak di bawah usia 7 tahun, adegan penyembelihan hewan menimbulkan salah persepsi. Antara lain beranggapan "kok jahat ya, menyakiti hewan", sebab si kecil cenderung merasa iba pada hewan.
"Anak bisa juga jadi ketakutan karena melihat hal yang bisa dibilang menyeramkan untuk anak," jelas Vera Itabiliana.
Tapi, bagaimana jika si kecil tetap merengek minta menonton penyembelihan hewan kurban? Vera mengatakan, boleh atau tidaknya dikembalikan lagi ke kebijakan orang tua.
"Kalau balita sebenarnya masih relatif mudah dialihkan. Bisa saja dibawa ke bagian hewan yang belum dipotong," ujar Vera.
Nah Moms, di luar kebijakan apakah orang tua mengizinkan anak melihat pemotongan hewan kurban atau tidak, sebagai orang tua, yang paling penting untuk dilakukan adalah menjelaskan pada anak makna kurban itu sendiri dari segi agama.
Jelaskan pada anak, bahwa penyembelihan ini ada alasannya, bukan semata sekadar menyembelih hewan saja. Jadi ke depannya, si kecil tahu bahwa penyembelihan hewan kurban ini tidak bermaksud untuk menyakiti hewan.
