Yang Harus Diwaspadai Ibu Hamil saat Banjir

Sebagian wilayah Jakarta, sejak Sabtu (20/2) dini hari terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur. Sebanyak 83 RW terendam banjir. Terdiri dari 193 RT di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.
Ya Moms, Anda dan keluarga harus selalu waspada, apalagi jika sedang hamil. Banyak hal yang perlu diperhatikan soal keamanan ibu hamil di tengah kondisi siaga banjir seperti saat ini.
Genangan air yang saat banjir jadi salah satu yang perlu diwaspadai ibu hamil. Sebab, bila tidak hati-hati, Anda berisiko terpeleset dan hal itu bisa berdampak pada bayi di dalam kandungan.
Nah Moms, agar Anda selalu aman di tengah kondisi siaga banjir, waspadai beberapa yang berikut ini.
Hal-hal yang Harus Diwaspadai Ibu Hamil saat Banjir
Stres
Dalam penelitian yang dilakukan oleh dr. Ruth Ann Etzel, MD, PhD, Dokter Spesialis Anak dan Guru Besar di Milken Institute School of Public Health George Washington University, Amerika Serikat, banjir dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental ibu hamil.
Sehingga, banjir bisa saja menyebabkan gangguan psikologis, seperti depresi dan PTSD atau gangguan stres pascatrauma, yang berkaitan juga dengan kesehatan bayi di dalam kandungan.
Oleh sebab itu, Moms sebisa mungkin jangan panik di tengah kondisi siaga banjir. Segeralah berdiskusi dengan suami dan keluarga di rumah untuk mendapat solusi terbaik. Jika bisa, mengungsi ke tempat kerabat yang rumahnya tidak terdampak banjir, agar Anda bisa lebih nyaman menjalani kehamilan.
Terpeleset
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ibu hamil harus hati-hati jika melewati banjir atau kubangan air, sebab berisiko terpeleset atau terjatuh. dr. Yvonne Butler Tobah, MD, Dokter Spesialis Kandungan seperti dikutip dari Mayo Clinic, mengatakan bahwa pada akhir trimester kedua dan awal trimester ketiga terpeleset dan jatuh bisa membahayakan Anda dan juga bayi.
Kondisi ini bisa membuat kontraksi, kehilangan cairan ketuban, terlepasnya plasenta dari dinding rahim, atau masuknya sel darah janin ke dalam sirkulasi ibu.
Bila harus mengungsi ke tempat yang aman dan melewati genangan air, pastikan Anda berpegangan pada suami atau mendapat bantuan orang lain agar aman.
Diare
Banjir bisa membuat rumah Anda jadi sarang bakteri, ditambah jika air minum atau makanan ikut terkontaminasi. Sehingga, hati-hati terserang diare karena kebersihan rumah dan dapur merupakan hal penting agar Anda tidak terkena diare.
Pastikan juga Anda harus banyak minum air putih agar tidak dehidrasi, namun pastikan air yang Anda konsumsi bersih dan tidak terkontaminasi air banjir. Jika Anda mengalami diare selama 3-4 hari, segera minta pertolongan dokter, Moms.
