Kumparan Logo

Yang Harus Ibu Perhatikan saat Anak Mulai Suka Dandan dengan Makeup

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
anak suka dandan Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
anak suka dandan Foto: Shutterstock

Seiring bertambahnya usia, anak perempuan Anda mungkin mulai menunjukkan ketertarikannya pada hal-hal baru, misalnya saja dandan. Terlebih, si kecil mungkin sering kali melihat Anda merias wajah, Moms.

Bahkan, mungkin mereka diam-diam pernah mencoba menggunakan peralatan makeup Anda. Itu semua dilakukannya karena ia merasa penasaran sekaligus tertarik. Padahal, produk makeup orang dewasa belum tentu aman untuk kulit anak yang sensitif.

Nah Moms, agar si kecil tidak lagi menggunakan produk makeup milik Anda, ada baiknya untuk membelikan produk makeup khusus anak-anak. Dengan begitu, si kecil bisa belajar dandan dengan produk yang aman tentunya.

Meski begitu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat si kecil mulai tertarik dengan berdandan seperti dikutip dari Cleveland Clinic berikut ini.

5 Hal yang Harus Diperhatikan saat Anak Mulai Suka Dandan

1. Pilihkan produk yang aman

Makeup untuk anak. Foto: Thinkstock

Produk makeup tidak pernah jauh dari bahan kimia di dalamnya. Ada baiknya jika Anda memilihkan produk yang berasal dari bahan organik yang tentunya lebih aman untuk anak-anak.

“Banyak kosmetik, termasuk yang berlabel alami dan organik,” kata dr. Kubiczek-Love.

Menurut dr. Kubiczek-Love, sebaiknya orang tua membeli produk yang mengandung paling sedikit bahan kimia. Hindari produk yang memiliki kandungan berbahaya bagi kulit anak yang sensitif. Anda juga bisa mencari tahu terlebih dahulu tentang suatu produk berdasarkan tingkat keamanannya.

kumparan post embed

2. Jangan membelikan banyak jenis makeup

Jika si kecil sudah mulai tertarik dengan makeup, jangan langsung memberikan beberapa pilihan produk ya, Moms. Sebaiknya, kenalkan makeup secara perlahan, misalnya dengan memberikan lip gloss pada anak. Biarkan mereka menilai bagaimana rasanya menggunakan produk tersebut. Seiring waktu, barulah tambahkan alas bedak atau produk lainnya secara perlahan.

3. Waspadai iritasi kulit

Makeup untuk anak. Foto: Thinkstock

Kulit anak yang sensitif cenderung akan mengalami iritasi saat menggunakan makeup yang berbahan keras. Selain itu, makeup yang dioleskan ke wajah juga bisa menyumbat pori-pori dan membuat kulit tidak bisa bernapas. Menurut dr. Kubizcek-Love, reaksi dari kosmetik bisa ringan seperti kemerahan pada kulit atau yang terparah gatal-gatal dan bengkak. Biasanya, gejala ini akan muncul dengan cepat. Oleh sebab itu, penting agar anak tidak menggunakan produk makeup yang berlebihan.

4. Kenali jenis kulit anak

Setiap anak memiliki jenis kulit yang berbeda-beda. Ada yang normal, tapi ada juga yang berkulit sensitif. Sehingga tak semua anak cocok menggunakan produk makeup. Jadi, penting untuk memastikan bahwa produk yang Anda pilih sesuai dengan jenis kulit anak. Jika kulit si kecil termasuk sensitif, sebaiknya jauhi produk yang memiliki bahan kimia tinggi karena dapat memicu eksim atau bahkan jerawat.

5. Tetap rawat kulit anak

Makeup untuk anak. Foto: Thinkstock

Jangan lupa untuk tetap memberikan perawatan yang sehat setelah anak bermain-main dengan peralatan makeup-nya. Beritahu si kecil untuk langsung membersihkan wajahnya dengan menghapus makeup dan mencuci muka. Hindari anak tidur dengan wajah yang masih penuh dengan riasan, karena dapat memicu munculnya kuman dan bakteri.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis