Yang Perlu Orang Tua Perhatikan Dalam Memberikan Uang Saku untuk Anak
ยทwaktu baca 2 menit

Semakin beranjak besar, anak mulai memahami fungsi uang untuk kebutuhan sehari-hari. Ya Moms, mungkin Anda mulai mempertimbangkan untuk memberikan anak uang saku sendiri dengan jumlah secukupnya.
Apalagi, si kecil mulai melihat teman-temannya bisa makanan atau menabung dengan uang yang dimilikinya. Tapi, sebelum memberikan anak uang saku, ada baiknya memahami beberapa hal inu.
Kapan Sebaiknya Anak Diberi Uang Saku?
Dilansir Raising Children, tidak ada aturan baku tentang kapan anak boleh diberi uang saku. Namun, Anda bisa melihat kesiapannya saat diberi tanggung jawab mulai memegang uang sendiri.
Termasuk juga nominal uang saku yang diberikan pun tergantung pada kemampuan masing-masing orang tua, selama angkanya masih masuk akal dan tidak memberatkan keuangan keluarga. Anda juga bisa menyesuaikan dengan usia anak, misalnya yang sudah bersekolah dan pulang sendiri bisa diberi uang saku lebih untuk makan, transportasi maupun ditabung.
Mengutip Sitters, setelah memutuskan untuk memberi uang saku, Anda juga perlu mempertimbangkan frekuensi dan cara pemberiannya. Apakah langsung diberikan, atau buat kesepakatan kapan uang bisa diberikan. Misalnya, setelah membersihkan mainan atau tempat tidur. Selain itu, jika ingin mengajarinya menabung, orang tua bisa memberikan anak celengan berbagai bentuk yang membuatnya semangat menyisihkan uang.
Apa Yang Dipelajari Anak Ketika Diberi Uang Saku?
Ada beberapa manfaat ketika si kecil diperkenalkan dengan uang saku, seperti belajar menabung, mengembangkan perencanaan keuangan, dan berani membuat pilihan dari uang yang dimilikinya.
Ketika anak mulai sering diberi uang saku, Anda perlu mengajari si kecil tentang bagaimana menggunakan uang dengan baik. Misalnya, ia perlu menetapkan batas pengeluaran untuk membeli makanan atau barang yang diinginkan, dan berapa banyak bisa ditabung. Selain itu, ini beberapa hal yang bisa dipelajari anak dengan uang sakunya:
Nilai uang, karena si kecil mulai bisa mempelajari harga suatu barang
Konsep pengeluaran, yakni uang akan habis setelah dibelanjakan
Konsep penghasilan, yakni memahami uang didapat berkat kerja keras
Menabung, baik untuk jangka pendek maupun panjang
Meminjam, artinya paham pentingnya mengembalikan uang yang dipinjam
Belajar peluang, yakni memahami ketika menggunakan uang untuk membeli sesuatu, maka dia perlu melepas kesempatan membeli barang lain.
