1 Juta Tamu Bakal Hadiri Puncak 1 Abad NU di GOR Delta Sidoarjo Besok

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa wartawan saat menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung DPR-MPR, Minggu (20/10/2019). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa wartawan saat menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung DPR-MPR, Minggu (20/10/2019). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Puncak Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) akan digelar di GOR Delta Sidoarjo pada (7/2) besok.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan dirinya sudah memerintahkan jajarannya melakukan pengamanan jelang perhelatan di sekitar lokasi.

Khofifah mengatakan, diperkirakan ada sekitar satu juta jemaah NU yang bakal hadir dalam puncak Harlah 1 Abad NU besok.

"Pangdam, Kapolda, akan apel kesiapsiagaan untuk menyambut 1 juta tamu pada perhelatan puncak 1 Abad NU. Mohon doa semuanya mudah-mudahan lancar, aman," kata Khofifah saat menghadiri acara Muktamar Fikih Peradaban I di Hotel Shangrila Surabaya, Senin (6/2).

Layar lebar akan disiapkan di halaman Gelora Delta Sidoarjo. Foto: kumparan/Alan Kusuma

Khofifah berpesan kepada para tenaga medis hingga pelayanan publik di lingkup Sidoarjo agar siap siaga dalam menjaga kelancaran acara besar itu.

"Yang ingin saya sampaikan, yang bertugas di rumah sakit mohon bisa mengatur jadwal untuk bisa tetap melaksanakan tugas, karena kan banyak rumah sakit di sekitaran GOR," ungkap Ketum Muslimat NU ini.

"Kemudian kaitannya dengan layanan-layanan dasar itu bisa listrik, PDAM, semua tetap bisa berjalan dengan aman dan baik dengan lancar dan itu artinya management traffic terus dijaga semuanya," tambahnya.

Selain itu, Khofifah meminta kepada masyarakat khususnya warga Surabaya untuk memaklumi pengalihan arus lalu lintas demi kelancaran kedatangan para jemaah.

"Mereka yang dari luar area GOR yang dari aglomerasi Surabaya terutama mohon bisa dimaklumi bahwa kemungkinan ada rekayasa lalu lintas dan kemudian pengalihan-pengalihan arus pada jam tertentu, saya rasa Pak Dirlantas sudah melakukan sebagai ikhtiar maksimal bersama Polresta Sidoarjo dan para Kapolres lainnya," tandasnya.

Ilustrasi kantor Nahdlatul Ulama (NU). Foto: Shutterstock

NU adalah ormas Islam terbesar di Indonesia. NU lahir di Surabaya pada 31 Januari 1926.

kumparan post embed

Belasan Ribu Banser Backup TNI/Polri

Sementara, panitia Harlah 1 Abad NU akan mengerahkan belasan ribu anggota Banser bersama ribuan anggota TNI-Polri untuk pengamanan hari ini hingga besok.

“Kami sudah menyiapkan pengamanan oleh Banser dan TNI-Polri. Insyaallah acara besok yang bakal dihadiri jutaan orang aman,” ujar juru bicara Puncak Resepsi 1 Abad NU, Rahmat Hidayat Pulungan.

Rahmat mengatakan, Puncak Resepsi 1 Abad NU terbuka untuk semua kalangan. Panitia merancang acara yang dapat dihadiri oleh semua golongan, kalangan, dan lapisan masyarakat.

Pihak panitia juga tidak memberikan persyaratan atau ketentuan-ketentuan lain selain saat kedatangan dari Presiden atau Wakil Presiden RI.

"Tidak ada, misalnya, warga harus menggunakan gelang tertentu atau atribut lain. Jadi, silakan datang, ramaikan. Tidak ada syarat mesti pakai gelang. Memang ada ketentuan khusus bagi undangan tertentu ketika melibatkan kehadiran Presiden atau Wakil Presiden," ungkapnya.