11 Titik Rawan Operasi Zebra Jaya

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Korlantas Polri Lakukan Operasi Zebra 2017 (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Korlantas Polri Lakukan Operasi Zebra 2017 (Foto: Aria Pradana/kumparan)

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengatakan

Dalam Operasi Zebra Jaya 2017 ini Polda Metro menargetkan dua sasaran utama yaitu patuh rambu lalu lintas dan muatan yang berlebih. Operasi ini digelar selama 2 pekan pada 1-14 November 2017.

"Sasaran Polda Metro Jaya ada dua, yaitu pelanggaran rambu dan muatan (berlebih). Tapi tetap tidak mengesampingkan pelanggaran yang terlihat di kasat mata seperti motor naik trotoar, tidak menggunakan helm, dan sebagainya," kata Halim di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (2/11).

Kombes Pol Halim Pagarra (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kombes Pol Halim Pagarra (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Halim juga menjelaskan ada 11 titik rawan yang sering terjadi pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan di kota Jakarta. Ke-11 titik tersebut dijelaskannya tidak luput dari target Operasi Zebra Jaya 2017.

"Ada 11 titik rawan kecelakaan yang terbagi dari 5 wilayah di DKI Jakarta ini dan kita akan kerahkan seluruh personel yang terlibat dalam operasi ini untuk menertibkan 13 titik tersebut," ujarnya.

Adapun 11 titik tersebut menurut Halim adalah:

- Jakarta Pusat : Jalan Kramat Raya dan Jalan Letjen Suprapto

- Jakarta Utara : Jalan RE Martadinata dan Jalan Perintis Kemerdekaan

- Jakarta Barat : Jalan Raya Daan Mogot dan Jalan S Parman

- Jakarta Selatan : Jalan TB Simatupang, Lenteng Agung dan Antasari

- Jakarta Timur : Jalan Raya Bekasi dan Jalan DI Panjaitan.