13 Lokasi yang Digeledah soal Jiwasraya: PT Hanson hingga Pool Advista

Kejaksaan Agung mengungkap di mana saja 13 lokasi yang digeledah terkait kasus dugaan korupsi dana investasi PT Jiwasraya (Persero).
Kejagung menyebut lokasi yang digeledah mayoritas merupakan kantor perusahaan yang bergerak di bidang investasi.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Adi Toegarisman, mengatakan beberapa dari perusahaan tersebut adalah perusahaan manajer investasi (MI).
"Jadi dari beberapa perusahan yang kita geledah ada 13. 11 di antaranya adalah manajemen investasi," kata Adi di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (8/1).
Adi pun membeberkan beberapa perusahaan manajer investasi tersebut.
"Antara lain (PT) Pool Advista Asset Management, (PT) Millenium Capital Management, kira kira itulah. Antara lain (PT) Jasa Capital Asset Management, (PT) Corfina Capital," tutur Adi.
Selain itu, jaksa juga menggeledah PT Hanson International Tbk dan PT Trimegah Sekuritas. Diketahui Komisaris PT Hanson, Benny Tjokro, dan Dirut Trimegah Sekuritas, Stephanus Turangan, telah diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini.
"Hari ini kita geledah Hanson (PT Hanson International Tbk) (dan) PT Trimegah Sekuritas," ujar Adi.
Ia mengatakan penggeledahan tersebut untuk mencari dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk proses selama penyidikan.
"Ya kita cari dokumen yang berkaitan dengan itulah dokumen-dokumen, perangkat kayak komputer. Ya itu untuk membuktikan," ucapnya.
Dalam kasus ini, Kejagung telah mencegah 10 orang ke luar negeri. Mereka yang dicegah antar lain Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim, mantan Direktur Pemasaran Jiwasraya De Yong Adrian, dan mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.
Namun sejak kasus ini disidik pada 17 Desember 2019, Kejagung belum menetapkan tersangka.

