141 Sekolah di Jakarta Disiapkan untuk Tempat Isolasi Pasien Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah tim medis mengevakuasi seorang pasien menuju Ruang Isolasi Khusus Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi saat simulasi penanganan wabah virus corona. Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah tim medis mengevakuasi seorang pasien menuju Ruang Isolasi Khusus Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi saat simulasi penanganan wabah virus corona. Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyiapkan daftar sekolah yang bisa digunakan untuk tempat isolasi pasien corona serta tempat istirahat tenaga medis.

Dalam surat Kadisdik bertanggal 20 April, termuat daftar 136 sekolah yang dipersiapkan untuk tempat isolasi. Sekolah tersebut tersebar di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta.

Sedangkan lima sekolah ditambah satu rumah dinas dan satu lagi kantor lembaga pendidikan, dipersiapkan untuk akomodasi bagi tenaga medis yang menangani pasien corona.

Petugas Ambulans Puskesmas Kebayoran Baru, bersiap membawa pasien yang diduga terkena virus Corona di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (2/3). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Sehingga total sekolah yang bisa digunakan untuk lokasi isolasi pasien corona dan tempat istirahat bagi tenaga medis berjumlah 141 sekolah.

“Ini surat laporan saya, untuk inventarisir tempat atau sekolah yang dapat digunakan untuk penanganan COVID-19,” ungkap Kadisdik, Nahdiana saat dihubungi, Selasa (21/4).

Daftar sekolah yang bisa digunakan untuk isolasi pasien corona. Foto: Dok. Dinas Pendidikan DKI Jakarta
Daftar sekolah yang bisa digunakan untuk isolasi pasien corona. Foto: Dok. Dinas Pendidikan DKI Jakarta

Nahdiana menjelaskan, sekolah-sekolah tersebut sebelumnya diajukan oleh kelurahan untuk membantu upaya penanganan corona.

Maka itu, Disdik DKI pun menyiapkan daftar sekolah yang secara fasilitas dianggap layak menjadi tempat isolasi.

embed from external kumparan

“Semua tempat yang digunakan (memenuhi) protap kelayakan dan sesuai protokol kesehatan,” ujarnya.

Menurut Nahdiana, pihaknya saat ini hanya menyiapkan daftar, bila nantinya penanganan corona membutuhkan fasilitas sekolah. Tak dipastikan kapan fasilitas sekolah itu akan difungsikan untuk isolasi.

“Semoga tidak terpakai,” ucapnya.

kumparan post embed

**

(Simak panduan lengkap dalam menghadapi pandemi corona dalam Pusat Informasi Corona)

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona