1991 Kasus COVID-19 di Skotlandia Terkait Penularan di Piala Eropa di Inggris
ยทwaktu baca 2 menit

Sebanyak 1991 kasus baru COVID-19 di Skotlandia terkait dengan klaster penularan di Piala Eropa 2020 di Inggris.
Saat ini, Inggris sedang mengalami lonjakan COVID-19 akibat varian Delta. Varian Delta lahir di India sekitar April 2021. Varian corona ini lebih menular dan mematikan dibanding varian-varian lain.
Menurut otoritas Kesehatan Publik Skotlandia, sepertiga dari 1991 kasus itu pergi ke London pada 18 Juni 2021. Mereka menyaksikan pertandingan Inggris melawan Skotlandia yang digelar di Stadion Wembley dan di berbagai tempat lain.
Ada 397 orang fans Skotlandia yang positif COVID-19 menonton langsung di dalam stadion Wembley. Diperkirakan ada belasan ribu pendukung Skotlandia yang berangkat ke London untuk menonton pertandingan Piala Eropa.
Otoritas Kesehatan Publik Skotlandia mengakui ada warga yang tertular saat menonton Piala Eropa di Skotlandia, baik itu dalam stadion atau tempat nonton bareng. Akan tetapi jumlahnya sangat kecil.
Sama seperti Inggris, Skotlandia merupakan tuan rumah Piala Eropa 2021. Total ada 11 kota di seluruh Eropa yang menjadi tuan rumah turnamen sepak bola ini.
Direktur Klinis Nasional Skotlandia, Prof Jason Leitch, kecewa berat dengan munculnya kasus-kasus terkait Piala Eropa. Sebab, akan sulit melacak bagaimana mereka tertular virus.
Kemungkinan seperti tertular saat di stadion, saat perjalanan ke London, tertular dari orang yang sempat berada di London atau pendukung sudah tertular saat di Skotlandia namun tetap pergi ke London, tetap terbuka lebar.
"Kalian bisa saja tertular virus bahkan saat Anda tidak berada di Piala Eropa dan tak menonton sepak bola," ucap Leitch seperti dikutip dari BBC.
Demi mencegah penyebaran kasus, otoritas Kesehatan Publik Skotlandia akan menandai orang-orang yang positif COVID-19 baik yang terkait Piala Eropa atau tidak.
