2 Bocah di Lebak Jadi Korban Percobaan Penculikan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Penculikan Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penculikan Foto: Thinkstock

Dua bocah berusia 12 tahun asal Kampung Citariti, Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, menjadi korban percobaan penculikan oleh orang tak dikenal.

Beruntung, dua bocah itu berhasil menyelamatkan diri. Meski begitu, salah seorang korban yakni Rizqi Destiana (12) harus mengalami luka di bagian muka hingga 4 giginya copot saat mencoba melompat dari kendaraan pelaku.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Panggarangan Iptu Suherli Setiawan membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Senin (13/6) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, korban Rizqi tiba-tiba dihampiri oleh seorang pria menggunakan sepeda motor saat sedang bermain handphone di sebuah warung dekat kediamannya.

Pelaku yang merupakan seorang pria dewasa sempat bertanya alamat rumah seorang tokoh masyarakat di wilayah tersebut kepada korban. Hingga akhirnya pelaku meminta korban untuk diantar ke alamat yang dituju.

"Itu awalnya korban Rizqi sedang main hp bersama temannya di warung Pak Yudi di pinggir jalan. Datang pelaku pake motor manggil korban, nanya alamat rumah Ki Enji dan dijawab tahu oleh korban. Lalu pelaku minta korban mengantar ke rumah Ki Enji," ungkap Suherli, Selasa (14/6).

Disampaikan Suherli, korban Rizqi yang sempat merasa takut mengantar, lalu meminta temannya Raihan (12) untuk ikut menemani. Sehingga kedua bocah yang masih duduk di bangku SD itu pun naik ke motor pelaku untuk mengantar ke alamat yang dituju.

Namun setiba di lokasi yang dituju, lanjut pelaku tidak menghentikan sepeda motornya dan malah melaju lebih kencang. Sehingga hal itu pun membuat kedua korban panik.

"Pas nyampe di rumah Ki Enji, ditunjukkin sama korban kalau itu rumahnya, tapi justru pelaku ini malah tancap gas," ujar Suherli.

Di tengah kepanikannya, kata Suherli, korban Rizqi yang duduk di tengah langsung melompat dari motor pelaku yang tengah melaju kencang. Hal itu membuat korban pun terluka di bagian wajah hingga 4 giginya copot.

Sementara korban Raihan, lanjut Suherli, diturunkan oleh pelaku di Jembatan Nambo, Malingping diduga karena pelaku merasa ketakutan seusai melihat korban Rizqi melompat dari motor untuk kabur.

"Korban Rizqi ini mengalami luka-luka di wajah dan giginya juga copot 4 biji," kata Suherli.

Diungkapkan Suherli, korban Rizqi sudah menjalani perawatan di rumah sakit setempat usai ditolong oleh warga setempat. Namun saat ini masih terbaring lemah akibat luka yang diderita.

"Dari informasi korban, pelaku ini ciri-cirinya rambut cukuran pendek hampir botak, pakai kaus kuning dengan motor Honda Scoopy warna hitam tanpa pelat nomor menuju ke arah Malingping. Dan masih kita lakukan penyelidikan dan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengejar pelaku ini," tandasnya.