20,31% Gen Z di Indonesia Berstatus NEET, Apa Itu?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi perempuan mendengarkan lagu sedih saat patah hati. Foto: Kanjanee Chaisin/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan mendengarkan lagu sedih saat patah hati. Foto: Kanjanee Chaisin/Shutterstock

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan penduduk muda (usia 15-24 tahun) atau Gen Z yang berstatus NEET (not in education, employment, or training) pada 2024 mencapai mencapai 20,31 persen.

NEET adalah mereka yang berusia 15-24 tahun dan tidak dalam dunia pendidikan (sekolah/kursus) maupun tidak terserap pasar kerja. NEET memiliki korelasi dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau yang bisa disebut sebagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

Dalam satu dekade terakhir, persentase NEET cenderung menurun. Tahun 2015, persentase NEET di Indonesia berada di angka 24,77 persen. Kemudian pada 2024, angkanya turun menjadi 20,31 persen.

Grafik di bawah menunjukkan dinamika persentase pemuda usia 15-24 tahun yang berstatus NEET di Indonesia dari tahun ke tahun.

embed from external kumparan

Berdasarkan data statistik organisasi perburuhan Internasional (ILOSTAT) yang dikutip BPS, angka NEET di Indonesia pada tahun 2021 merupakan NEET tertinggi di ASEAN. Pada 2022, Indonesia menjadi negara kedua dengan NEET tertinggi kedua di ASEAN.

Persentase provinsi dengan pemuda berstatus NEET terbesar di Indonesia pada 2024 didominasi provinsi di timur Indonesia, dengan proporsi terbesarnya berada di Papua Tengah sebesar 31,2 persen. Kemudian, diikuti provinsi Maluku dengan persentase 29,43 persen. Sedangkan, provinsi dengan persentase NEET paling rendah ada di Bali. Tercatat hanya ada 7,26 persen pemuda yang berstatus sebagai NEET.

Tabel berikut menunjukkan urutan 38 provinsi di Indonesia berdasarkan persentase NEET terbesar ke terkecil.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 39 data

Provinsi
Persentase
PAPUA TENGAH
31,2
MALUKU
29,43
ACEH
28,56
SULAWESI UTARA
28,33
MALUKU UTARA
27,85
PAPUA
27,85
PAPUA BARAT
26,93
PAPUA BARAT DAYA
25,04
PAPUA SELATAN
23,96
BANTEN
23,79

1 - 10 dari 39 baris

Istilah NEET sendiri pertama kali dikenalkan di Inggris lewat laporan pemerintah bertajuk 'Bridging the Gap: New Opportunities for 16-18 Year Olds Not in Education, Employment or Training' pada tahun 1999.

Konsep NEET kemudian diadaptasi di negara lain seperti Jepang dengan istilah hikikomori dan Spanyol dengan istilah generasi ni-ni.

Definisi pemuda menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah orang denga usia 15-24 tahun. Sedangkan, menurut International Labour Organization (ILO), dalam kerangka pasar tenaga kerja, definisi pemuda adalah orang dengan usia 15-29 tahun.

Reporter: Aliya R Putri