298 Orang Lolos Seleksi Administrasi Komisioner Ombudsman

Seleksi Komisioner Ombudsman periode 2021-2026 sudah mulai berlangsung. Sejak dibuka pada 27 Juli 2020 lalu, terdapat 464 orang yang mendaftar.
Berdasarkan seleksi administrasi, hanya 298 orang yang lolos ke tahap selanjutnya.
"Dari 464 pendaftar kemudian kami lakukan seleksi administratif dan seleksi administratif yang kami lakukan menghasilkan yang lolos seleksi administratif sebanyak 298 orang yang lolos," ujar Ketua Pansel Ombudsman, Chandra Hamzah, dalam konferensi pers secara daring, Selasa (1/9).
Mereka yang tidak lolos disebabkan karena tidak memenuhi syarat secara administrasi, salah satunya umur.
"Calon pendaftar yang usianya di bawah 40 tahun atau yang usianya di atas 60 tahun. Sementara persyaratan undang-undang menyatakan rentang usia adalah 40 tahun minimal dan 60 tahun maksimal terhitung pada saat yang bersangkutan mengajukan pendaftaran. Oleh karena itu yang di bawah 40 atau yang di atas 60 otomatis berdasarkan undang-undang itu kita nyatakan tidak lolos," ucap Chandra.
Syarat lain yang jadi pertimbangan ialah latar belakang pendidikan, yakni minimal sarjana. Serta keahlian dan pengalaman sekurang-kurangnya 15 (lima belas) tahun dalam bidang hukum atau pemerintahan yang menyangkut penyelenggaraan pelayanan publik.
"Calon anggota Ombudsman itu minimal berpendidikan sarjana hukum atau sarjana bidang lain yang memiliki memiliki pengalaman tertentu. Oleh karena itu dari calon pendaftar ternyata ada yang jenjang pendidikannya di bawah S1 yaitu ada D3 dan D4 ada D1. Oleh karena itu karena tidak memenuhi persyaratan tanpa melihat yang lainnya calon-calon tersebut yang jenjang pendidikannya tidak memenuhi persyaratan berdasarkan undang-undang pansel men-drop calon-calon tersebut," papar Chandra.
298 orang yang dinyatakan lolos sebagai calon anggota ombudsman, kata Chandra, terdiri dari 268 orang laki-laki dan 30 orang pendaftar perempuan.
Sementara dari tingkat pendidikannya, terdapat 67 orang dengan pendidikan S1, 152 orang dengan latar pendidikan S2, serta 79 orang dengan latar belakang pendidikan S3.
"Sebarannya (asal daerah pendaftar) juga cukup merata dari Sabang sampai Merauke. Kemudian dari jenjang pendidikan juga banyak bahkan dominan S2 S3 juga cukup banyak mengalahkan yang jumlah S1 jadi mudah-mudahan menjanjikan," beber Chandra.
Nantinya, para calon yang lolos itu akan menjalani tes tertulis yang digelar pada 15 September. Tes akan digelar pukul 09.00 WIB secara daring.
Sebelum tes, menurut Chandra, akan didahului dengan proses bimbingan teknis yang akan dilakukan pansel pada tanggal 9 hingga 11 September mendatang.
"Jadi Bapak Bapak Ibu yang lolos tes administrasi siap-siap untuk belajar ya belajar mengenai Ombudsman ya, layanan publik ya karena akan dilakukan tes tertulis pilihan ganda dan kemudian ada topik tertentu untuk pembuatan tulisan on the spot juga yang dilakukan pada tanggal yang sama tentang topik tertentu tentu saja enggak jauh-jauh topiknya soal Ombudsman," lanjut dia.
Dari tes itu, Pansel menargetkan hanya 72 orang yang lolos untuk seleksi selanjutnya.
"Dari 72 itulah kemudian nanti kita akan lakukan tahapan-tahapan tes berikutnya, masih ada 2 tahapan lagi, dari 72 Ada profile assessment dan kemudian dari 72 diharapkan bisa dapat 36 dan 36 test kesehatan instruksi wawancara," kata Chandra.
Berikut nama-nama yang lolos seleksi Komisioner Ombudsman:
