3 Organisasi dengan Embel-embel 212

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pernyataan Pers PA212 (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pernyataan Pers PA212 (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)

Alumni 212 telah menggelar Musyawarah Nasional yang digelar di Bogor pada tanggal 25-27 Januari 2018. Salah satu keputusan dari Munas tersebut adalah soal perubahan nama dari Presidium Alumni 212 menjadi Persaudaraan Alumni 212 atau disingkat PA 212.

Persaudaraan Alumni 212 ini secara konsep tetap mengutamakan menjaga persatuan di Indonesia dalam bingkai Islam. Namun tak lama berselang muncul mereka-mereka yang tak menginginkan perubahan nama. Mereka tetap ingin mengatasnamakan diri mereka Presidium Alumni 212.

Aksi Reuni 212. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)
zoom-in-whitePerbesar
Aksi Reuni 212. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Presidium Alumni 212 diketuai oleh Umar Al-Hamid. Mereka menolak perubahan nama menjadi Persaudaraan Alumni 212 yang diketuai oleh Slamet Ma'arif.

"Presidium alumni 212 (PA 212) tidak pernah memutuskan adanya perubahan nama, serta telah menetapkan Habib Umar al-Hamid sebagai ketua PA 212," ujar jubir PA 212, Aminuddin, di Sekretariat PA, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (29/1).

Secara struktur mereka juga berbeda. Presidium Alumni 212 menetapkan Hasri Harahap sebagai sekjen dan Aminuddin sebagai juru bicara Presidium Alumni 212. Sementara Persaudaraan Alumni 212 menunjuk Habib Novel Bamukmin sebagai juru bicara.

Konpers Hasil Mukernas Persaudaraan Alumni 212 (Foto: Adhim Mugni M/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konpers Hasil Mukernas Persaudaraan Alumni 212 (Foto: Adhim Mugni M/kumparan)

Keduanya juga berbeda pandangan soal isu kepulangan Rizieq Syihab. Presidium Alumni 212 menyayangkan pernyataan dari kubu Persaudaraan Alumni 212 yang menyebut Rizieq akan kembali ke Indonesia pada 21 Februari 2018.

"Modus opini penyesatan tersebut dikhawatirkan bertujuan menciptakan kegaduhan dan berpotensi menimbulkan kebohongan publik. Mengingat, sampai sejauh ini PA 212 dan imam besar Habib Rizieq belum berbicara secara khusus tentang rencana pemulangannya ke Indonesia," ujarAminudin.

Menanggapi ini, juru bicara Persaudaraan Alumni 212 Habib Novel mengatakan, Persaudaraan Alumni 212 memegang amanat besar para ulama pendiri dan jajaran alumini berdasarkan Mukernas tanggal 25-27 Januari.

"Nama ini telah disetujui oleh Habib Rizeq yang dengan sarannya menjadi Persaudaraan Alumni 212," tutur Novel saat dihubungi kumparan.

Novel Chaidir Hasan Bamukmin. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Novel Chaidir Hasan Bamukmin. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Ia mengakui ada perbedaan arah gerak antara Persaudaraan Alumni 212 dengan Presidium Alumni 212. "Pernyataan Presidium alumni 212 wadah yang tidak bisa dipertanggungjawabkan lagi atas sikapnya karena sudah tidak sejalan dengan amanat sebagian besar pendirinya," bebernya.

"Dan sudah pernah ane jawab dan klop dengan pernyataan dengan Habib Umar Alhamid bahwa kita masih berkomunikasi cuma ada kesalahpahaman yang insyaallah kita selesaikan," sambung dia.

Selain dua organisasi tersebut, ternyata masih ada satu lagi pihak yang mengatasnamakan 212. Mereka adalah Garda 212 yang diketuai oleh Ansufri Sambo.

Sambo pun mengakui ada perbedaan antara Garda 212 dengan dua organisasi yang mengatasnamakan aksi 212 lainnya.

"Kita fokus untuk menyeleksi alumni dan simpatisan 212 yang punya potensi untuk menjadi calon legislatif melalui jalur parpol politik yang selama ini berpihak kepada 212," tutur Sambo terpisah.

Namun ia tak mempermasalahkan perbedaan nama dan arah gerak ketiga organisasi ini. "Enggak ada masalah, sah-sah saja," katanya.

Ustaz Sambo di Komnas HAM (Foto: Teuku Valdy/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ustaz Sambo di Komnas HAM (Foto: Teuku Valdy/kumparan)