3 Pelaku yang Adang Mobil Relawan di Cianjur Minta Maaf: Kami Tak Akan Ulangi
·waktu baca 2 menit

Pelaku pengadangan mobil relawan di kawasan Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Bara, menyampaikan permintaan maaf. Aksi para pelaku itu sebelumnya viral di sosial media.
Dalam video yang diterima kumparan dari Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan, tiga pelaku yang menyampaikan permintaan maaf itu bernama Fery Permana, Rosadi dan Junaedi.
"Maka dari itu, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua masyarakat Cianjur yang resah atas perbuatan kami tersebut," kata Fery dalam video, Rabu (23/11).
"Dan kami mengakui perbuatan tersebut salah serta tidak akan mengulangi perbuatan tersebut," sambung dia.
Fery yang mewakili para pelaku menyampaikan kepada warga Cianjur untuk tidak mengikuti aksi yang dilakukannya. Dia menyebut, bila membutuhkan bantuan dapat menghubungi BNPB.
"Kami mohon kepada masyarakat Cianjur yang terdampak bencana gempa agar tidak mengikuti dan mencontoh perilaku kami. Apabila masyarakat Cianjur yang terdampak gempa membutuhkan pasokan logistik agar menghubungi posko BNPB," tutur dia.
Sebelumnya, viral di sosial media sebuah video memuat aksi pengadangan yang dilakukan warga terhadap seorang relawan.
Dalam videonya, terlihat ada 2 pria yang mengadang mobil itu. Mereka disebut-sebut meminta bantuan secara paksa dari mobil relawan itu. Video ini diunggah oleh akun Twitter @Kangjaill.
"Kita dijegat ya..orang orang ini minta bantuan diturunin disini. Sementara kita Mau ke ujung ..orang orang ini brentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali ambulan Lokasi tidak jauh dari SMP Terbuka Cigunang Rancagoong. Hati hati buat semua relawan," tulis keterangan video itu.
