31 Hari Berturut-turut Tak Ada Kasus Baru Corona di Brunei

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pria menggunakan masker memegang plastik di Pasar Malam Gadong, Bandar Seri Begawan, Brunei. Foto: AFP/Dean KASSIM
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pria menggunakan masker memegang plastik di Pasar Malam Gadong, Bandar Seri Begawan, Brunei. Foto: AFP/Dean KASSIM

Brunei Darussalam tidak mencatatkan satu pun kasus baru virus corona dalam 31 hari berturut-turut. Angka penderita COVID-19 di negara itu stabil di angka 141 orang.

Mengutip media Borneo Bulletin, hal ini disampaikan Menteri Kesehatan Brunei Dato Seri Setia Dr Haji Mohd Isham bin Haji Jaafar pada Minggu (7/8).

Sementara pasien sembuh di negara itu mencapai 138 orang, meninggal dunia dua orang.

"Alhamdulillah, atas rahmat Allah yang Maha Esa, tidak ada kasus baru COVID-19 di negara ini. Angka total kasus COVID-19 di Brunei Darussalam masih 141 dan total kasus yang sembuh 138," kata Mohd Isham.

Petugas menggunakan alat pelindung diri menyemprot disinfektan di Masjid Suri Seri Begawan Raja Pengiran Anak Dami, Bandar Seri Begawan, Brunei. Foto: AFP/Dean KASSIM

"Hanya ada satu kasus yang dirawat di Pusat Isolasi Nasional. Kasusnya masih dalam kondisi kritis dan membutuhkan mesin jantung-paru (ECMO) dan juga bantuan alat bantu napas," lanjut dia.

Dalam 24 jam terakhir Brunei telah melakukan pengujian terhadap 502 sampel. Sejak Januari lalu, negara berpopulasi 428 ribu orang ini telah melakukan pengujian terhadap 21.659 orang.

Kasus pertama virus corona di Brunei muncul pada 9 Maret lalu. Sejak itu, Brunei mengambil langkah-langkah seperti pelarangan bepergian, perkumpulan warga, hingga memerintahkan bekerja dari rumah.

Seorang pria menggunakan masker berjalan di Masjid Omar Ali Saifuddien di Bandar Seri Begawan, Brunei. Foto: AFP/Dean KASSIM

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona