371 Warga Mengungsi Malam Ini Akibat Banjir Jakarta

7 Juli 2025 0:41 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
371 Warga Mengungsi Malam Ini Akibat Banjir Jakarta
Ratusan warga Jakarta terpaksa mengungsi karena rumahnya terendam banjir.
kumparanNEWS
Banjir masih menggenangi RW 07 Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur, Minggu (6/7/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Banjir masih menggenangi RW 07 Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur, Minggu (6/7/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
ADVERTISEMENT
Sebanyak 371 warga dari 105 KK terpaksa mengungsi imbas terdampak banjir yang melanda 85 RT di Jakarta, pada Minggu (6/7). Banjir tersebut disebabkan hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Minggu pagi disertai luapan Kali Ciliwung.
ADVERTISEMENT
"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 85 RT," kata Kepala BPBD Jakarta, Isnawa Adji, dalam keterangannya, Minggu (6/7).
Sebelumnya, laporan BPBD Jakarta menyebut bahwa sekitar 49 RT kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang terdampak banjir. Dalam laporan terbaru per pukul 22.00 WIB, daerah banjir juga meliputi Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.
Banjir paling tinggi terjadi di wilayah Kelurahan Cawang. Ada 7 RT yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 270 cm.
Selain itu di wilayah Kelurahan Bidara Cina juga terjadi banjir besar. Ketinggian air di sana mencapai 210 cm. Sebanyak 14 RT terendam banjir.
Adapun lokasi pengungsian yang disiapkan bagi warga yang terdampak banjir tersebut yakni:
ADVERTISEMENT
Isnawa menyebut, hingga saat ini pihaknya masih berjibaku dalam penanganan genangan banjir dan ditargetkan surut dalam waktu cepat.
"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat," ucap Isnawa.
"Serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," pungkasnya.
BPBD Jakarta juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, masyarakat dapat segera hubungi nomor telepon 112. Layanan tersebut bersifat gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop.