4.241 Nakes di Aceh Telah Disuntik Vaksin Booster Moderna
·waktu baca 2 menit

Sebanyak 4.241 tenaga kesehatan (nakes) di Aceh telah menerima suntikan vaksin booster Moderna. Vaksin itu hanya diberikan kepada nakes yang telah menerima dua dosis penuh vaksin corona.
“4.241 sudah disuntik vaksin dosis III atau dosis booster, ini diberikan kepada Nakes karena memiliki risiko sangat tinggi terinfeksi virus corona,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani, Minggu (22/8).
Ia menambahkan hingga saat ini masih ada nakes yang baru menerima dosis pertama Sinovac. Karena hal itu, ia meminta nakes untuk melakukan penyuntikan dosis kedua sesuai waktu interval.
“Kemudian, baru diberikan dosis III atau dosis booster dengan vaksin Moderna,” ujarnya.
Saifullah menegaskan sebanyak 53.676 atau sekitar 95,1 persen nakes di Aceh telah menerima suntikan vaksin corona. Sementara itu, jumlah nakes yang telah disuntik dosis penuh sebanyak 47.860 atau 84,8 persen.
Untuk kelompok lanjut usia (lansia), baru 20.083 orang yang menerima dosis pertama dari target 339.125. Untuk dosis penuh sebanyak 9.904 atau sekitar 2,9 persen.
Sementara itu, untuk petugas pelayan publik, 409.944 (85,7 persen) telah menerima suntikan pertama dari total target 478.489 orang. Untuk suntikan kedua berjumlah 210.672 (44 persen).
Kemudian vaksinasi bagi masyarakat umum dan kelompok rentan lainnya, target vaksinasi kelompok ini berjumlah 2.577.792 orang. Sebanyak 219.438 orang telah menerima suntikan pertama, atau sekitar 8,5 persen. Sedangkan 103.530 orang atau 4,0 persen telah mendapatkan dosis penuh.
Sedangkan kelompok remaja yang telah vaksinasi dosis satu sebanyak 19.501 orang, atau sekitar 3,4 persen dari sasaran sebanyak 577.015 orang. Sementara yang telah melakukan vaksinasi dosis II sebanyak 6.910 orang.
“Vaksinasi bagi kelompok remaja, termasuk umur 12 – 17 tahun tersebut dimulai pada 1 Juli 2021,” tuturnya.
Secara keseluruhan, sebut Saifullah, progres vaksinasi dosis pertama di Aceh sudah mencapai sebanyak 722.642 orang, atau 18,36 persen dari total sasaran yang mencapai 4.028.891. Lalu yang telah melengkapinya dengan suntikan dosis kedua, sebanyak 378.876 orang atau 9,40 persen.
“Kita mengimbau agar setiap orang dapat dilakukan vaksinasi pada kesempatan pertama, agar Aceh bisa lebih cepat mencapai kekebalan kelompok,” pungkasnya.
