4 Kelompok Pungli Truk di Priok Berkedok Keamanan Ditangkap, Ratusan Juta Disita
·waktu baca 1 menit

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imron mengungkap hasil penindakan pungli dan premanisme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dari penindakan tim, sebanyak 4 kelompok diamankan.
Irjen Fadil mengatakan, dari 4 kelompok yang diungkap total tersangka 24 orang. Mereka melakukan pungli kepada ratusan sopir truk kontainer dengan total keuntungan hinga Rp 177.349.500.
“Ada 4 kelompok yang bisa diungkap. Dengan modus menarik pungli dari masyarakat, pengusaha truk kontainer dengan total tersangka 24 orang,” kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (17/6).
Dalam menjalankan aksinya, 4 kelompok ini mendatangi para pengusaha truk kontainer. Mereka meminta uang keamanan per satu truk setiap bulannya. Bila tidak, mereka akan mengganggu para sopir.
"Mereka memberi stiker khusus untuk mengenali mana truk yang sudah bayar mana yang belum," tambah dia.
Berikut 4 kelompok pungli dari pemaparan Kapolda Metro Jaya:
Kelompok Bad Boy diamankan 4 tersangka yakni pimpinan, staff, koordinator, dan koordinator asmoro (preman). Total pungli Rp 9.100.000.
Kelompok Haluan Jaya Perkasa diamankan 6 tersangka yakni pimpinan, admin, anggota, koordinator lapangan, hingga koordinator asmoro. Total pungli Rp 177.349.500
Kelompok Sapta Jaya diamankan 3 tersangka yakni pimpinan, koordinator lapangan, dan admin. Total pungli Rp 24.650.000
Kelompok Tanjung Raya Kemilau diamankan 10 tersangka yakni mulai dari pimpinan, koordinator lapangan, koordinator pungli, staff, hingga admin. Total pungli yang disita Rp 82.690.000.
