4 Pria Muslim di New Mexico AS Ditembak Mati, Diduga karena Masalah SARA
·waktu baca 2 menit

Empat pria Muslim di New Mexico, Amerika Serikat, tewas dibunuh. Mereka dibunuh dengan cara ditembak mati.
Motif pembunuhan itu diduga karena masalah SARA dan para korban sudah ditarget oleh pelaku.
Pembunuhan terhadap empat pria Muslim itu saat ini sedang diselidiki oleh kepolisian setempat. Termasuk oleh FBI.
Kepala Polisi Kota Albuquerque, Harold Medina, mengatakan seluruh korban tewas ditembak di waktu berbeda. Hanya saja, ia tidak mengungkap identitas para korban.
"Para korban disergap dan ditembak tanpa peringatan," kata Medina dikutip dari Reuters, Minggu (8/8).
Sementara Gubernur New Mexico, Michelle Lujan Grisham, mengecam keras pembunuhan terhadap empat pria Muslim itu. Ia menekankan, kasus ini tidak bisa ditoleransi.
"Pembunuhan yang ditargetkan terhadap penduduk Muslim Albuquerque sangat membuat marah dan sepenuhnya tidak dapat ditoleransi," kata Grisham.
Grisham telah memerintahkan polisi untuk mengusut tuntas kasus ini.
Dari informasi yang beredar, korban tewas pertama bernama Muhammad Afzaal Hussain. Hussain merupakan seorang direktur perencanaan Kota Espanola yang datang ke AS dari Pakistan. Ia ditembak mati pada Senin (1/8) di luar kompleks apartemennya di Albuquerque.
Kemudian korban tewas kedua adalah Aftab Hussein. Pria 41 tahun itu ditemukan tewas dengan luka tembak pada 26 Juli di dekat Distrik internasional Albuquerque.
Lalu korban tewas ketiga bernama Mohammad Ahmadi. Sedangkan korban tewas keempat, masih belum diketahui. Ia tewas ditembak pada Jumat (6/8).
