4 Siswa SMP Negeri 1 Turi Peserta Susur Sungai Masih Hilang, 6 Tewas

Tim SAR Gabungan masih mencari 4 siswa SMP Negeri 1 Turi yang hanyut di Sungai Sempor, Pedukuhan Dukuh, Desa Donokerto, Turi, Sleman, Jumat (21/2). Mereka terseret arus saat sedang melakukan kegiatan susur sungai.
Adapun empat siswa yang masih hilang itu bernama Yasinta Bunga dari kelas 7B, Vanesa Dida Kelas 7A, Zahra Imelda, dan Nadine Fadilah dari Kelas 7D Kenaruhan. Dari Pos SAR Gabungan, 6 siswa dinyatakan meninggal dunia.
Sementara korban yang meninggal yakni Sophia Aulia, Arisma, Nur Azizah, Latifah, Khoirunisa Nur Cahyani, dan Evita Putri L.
Kepala Basarnas Yogyakarta, Lalu Wahyu Efendi, mengatakan, ada satu lagi korban meninggal yang ditemukan pukul 21.30 WIB. Namun, jumlah korban meninggal tetap 6 orang, lantaran satu orang yang dirawat di Puri Husada masih hidup.
"Prioritas di jembatan tadi ditemukan dua orang. Dua orang pada pukul 19.40 WIB sama 21.30 WIB, titiknya sama berdekatan. Satu di Puri Husada belum meninggal, jadi korban meninggal tetap 6," ujar Wahyu.
Wahyu juga mengonfirmasi peserta destinasi wisata susur sungai berjumlah 249 orang. Ada 1 orang atas nama Natasha diketahui tidak ikut kegiatan.
"Update terbaru dari jam 22.30 WIB total keseluruhan korban 249. Yang selamat 239. Hilang 4 orang. Meninggal 6 orang," ujarnya.
"Yang empat kami masih melakukan pencarian di satu sisi kami menanyakan ke pihak guru sudah pulang atau hilang terbawa hanyut," kata dia.
Saat ini, pencarian dilakukan melalui darat. Pencarian melalui air untuk sementara dihentikan dan baru akan dimulai pada pagi hari.
"Sementara pencarian tetap, hanya penyisiran lewat darat," pungkasnya.
Sebelum kejadian, lokasi tersebut belum turun hujan. Namun, kondisi di hulu hujan deras. Alhasil, luapan air menghantam rombongan yang tengah susur sungai itu.
Air mulai meluap dan menerjang para siswa yang sedang susur sungai. Ada sejumlah yang hanyut dan tenggelam.
