5 Berita Populer: Eks Pengacara Gugat Djoko Tjandra hingga Deklarasi KAMI Didemo

Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Senin (28/9). Mulai dari Djoko Tjandra digugat eks pengacara hingga deklarasi KAMI di Jawa Timur (Jatim) didemo.
Bagi Anda yang tak sempat mengikuti perkembangan berita terkini di hari kemarin, kumparan merangkum lima berita terpopuler berikut ini.
Djoko Tjandra Digugat Eks Pengacara
Djoko Tjandra digugat advokat senior Otto Hasibuan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Gugatan terkait Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.
Otto Hasibuan sebelumnya sempat dikabarkan menjadi pengacara Djoko Tjandra dalam perkara di Mabes Polri. Namun belakangan, namanya tidak pernah muncul lagi.
Jokowi Minta Perencanaan Detail Vaksin Corona
Presiden Jokowi menekankan agar perencanaan vaksin corona dilakukan secara detail. Jokowi meminta perencanaan harus sudah dimulai pekan ini.
Jokowi menginginkan perencanaan vaksin terencana dengan baik. Sehingga, ketika sudah tersedia, vaksin langsung bisa disuntikkan ke masyarakat.
Harga Tes Swab Akan Dipatok Rp 439-797 Ribu
Penentuan standar harga tes swab corona selangkah lagi terjadi. Hal itu disampaikan oleh Ketua Satgas COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo.
"Soal tes swab, kami sampaikan bahwa BPKP telah memberikan estimasi harga untuk sifatnya kontraktual Rp 439 ribu per spesimen. Untuk sifatnya mandiri usulan BPKP adalah Rp 797 ribu" kata Doni dalam rapat virtual, Senin (28/9).
Alasan Jokowi Perintahkan Prabowo Tanam Singkong
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, mendapatkan mandat dari Presiden Jokowi untuk ikut dalam program lumbung pangan nasional (food estate). Kemenhan kebagian menanam singkong.
Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono mengatakan, pemerintah memilih komoditas singkong karena ada jenis pangan tersebut memiliki banyak kelebihan. Mulai dari bisa langsung dikonsumsi, digunakan untuk industri hingga harganya yang terjangkau.
Deklarasi KAMI di Jatim Didemo
Mantan Panglima TNI, Jendral TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, mengaku bersyukur adanya penolakan atau demo terhadap acara silaturahmi akbar yang digelar Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya, Senin (28/9).
Partner kumparan, Jatim Now, melaporkan dua lokasi yang diserbu massa penolak deklarasi KAMI yaitu Gedung Juang 45, Jalan Mayjen Sungkono dan Graha Jabal Nur, Jambangan, Surabaya.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
