5 Fakta soal Presiden Kroasia di Piala Dunia yang jadi Buah Bibir

Piala Dunia boleh berlalu, namun warga dunia masih belum bisa melupakan satu sosok yang mencuri perhatian: Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarović. Kolinda masih jadi buah bibir dan pemberitaan di seluruh dunia, beberapa hari setelah trofi digenggam tim Prancis.
Menurut analisa perusahaan Mediatoolkit yang berbasis di Zagreb, seperti dikutip The Guardian, sebanyak 25 persen pemberitaan soal final Piala Dunia pada Minggu (15/7) fokus kepada Presiden Kolinda. Bahkan pemberitaan soal timnas Kroasia, seperti Luka Modric, Ivan Perisic, atau Mario Mandzukic kalah dari kabar soal Kolinda.
Kolinda adalah presiden wanita pertama di Kroasia, dilantik pada Februari 2015. Wanita berusia 50 tahun ini pernah menjabat jadi Dubes Kroasia untuk Amerika Serikat, menteri luar negeri Kroasia, dan asisten sekretaris jenderal NATO. Ibu dari dua anak ini bisa berbahasa Inggris, Spanyol, Portugis, Jerman, Prancis, dan Italia.
Netizen terbius oleh Kolinda yang mendukung timnasnya dari balkon VIP. Mengenakan jersey kotak-kotak putih-merah, Kolinda mencuri perhatian karena ketulusannya ketika memberikan selamat kepada timnas Kroasia yang kalah melawan Prancis 4-2.
Berikut adalah 5 fakta soal Presiden Kolinda di Piala Dunia 2018 di Rusia:
1. Ambil Cuti Tak Berbayar

Presiden Kolinda mendukung penuh timnas Kroasia dalam Piala Dunia 2018. Bahkan, dia mengambil cuti tak berbayar untuk menghadiri seluruh pertandingan timnasnya.
Hanya satu pertandingan yang dia lewatkan, yaitu ketika Kroasia menang melawan Inggris 2-1 pada laga semifinal karena harus menghadiri KTT NATO di Belgia.
2. Naik Pesawat Kelas Ekonomi

Kolinda dikenal sangat sederhana dan membumi. Walau bisa terbang di first-class, namun Kolinda memilih menggunakan kelas ekonomi dalam pesawat menuju Rusia.
Dalam akun Facebooknya, dia membagikan foto-foto bersama fans Kroasia lainnya di kabin pesawat.
3. Pakai Jersey dan Duduk di Kursi Penonton
Ingin berbaur dengan penonton lainnya, Kolinda memakai jersey timnas Kroasia dan duduk bersama fans lainnya di kursi penonton. Seperti pada pertandingan final lalu, Kolinda awalnya bersorak di tengah penonton lainnya.

Dia lalu diundang ke ruang VIP oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, menyaksikan pertandingan dari balkon. Di ruangan tersebut, dia satu-satunya orang yang memakai jersey, yang lainnya memakai jas formal.
"Saya ingin menunjukkan bahwa saya adalah fans sepakbola seperti yang lainnya. Saya memakai kaus simbol nasional saya, padahal dress code di zona VIP biasanya gaun panjang," kata dia dalam wawancara dengan situs Rusia Sportbox.
4. Senyum di Tengah Hujan
Salah satu adegan paling tidak terlupakan dalam final Piala Dunia adalah penyerahan trofi juara. Hujan lebat mengguyur para pemain dan penonton, termasuk para kepala negara.

Presiden Kolinda ada di barisan pemimpin di panggung juara, baju dan rambutnya kebasahan karena hujan deras. Timnasnya juga kalah dalam laga itu. Tapi hujan dan kekalahan tidak membuat wajah Kolinda ikutan mendung.
Senyum terus menghiasi wajah Kolinda yang memeluk seluruh pemain, baik kawan dan lawan. Vladimir Putin, sementara itu, dihujat karena hanya dia satu-satunya pemimpin yang dipayungi ketika hujan.
5. Memeluk Semua Pemain

Kolinda menuai pujian karena jiwa besarnya menghadapi kekalahan timnasnya dalam Piala Dunia. Dia menyeka air mata Modric dan pemain Kroasia lainnya yang lemas karena kalah.
Di tengah guyuran hujan, pemandangan Kolinda yang memperlihatkan kehangatannya sebagai kepala negara sangat emosional bagi penonton. Tidak hanya pemain Kroasia, Kolinda juga memeluk satu persatu para pemain Prancis, mengucapkan selamat.
Karena sifatnya yang keibuan, beberapa netizen menganugerahi gelar "Mom of the Match" untuk Kolinda.
