54 Pelajar Ditangkap di St Palmerah-Tanah Abang Mau ke DPR, Bawa 9 Anak Panah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah massa aksi saat demo di belakang DPR hingga kawasan stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (25/8/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah massa aksi saat demo di belakang DPR hingga kawasan stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (25/8/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sebanyak 54 pelajar yang diduga hendak menunju ke Gedung DPR/MPR untuk ikut demo buruh, ditangkap oleh polisi di Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang pada Kamis (28/8) siang.

"Dari Stasiun Palmerah 53 pelajar diamankan. Satu pelajar diamankan dari Stasiun Tanah Abang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, ketika dikonfirmasi.

Pelajar yang ditangkap polisi karena diduga membawa anak panah. Foto: Istimewa

Pelajar yang ditangkap di Stasiun Tanah Abang, kata Ade, didapati membawa sembilan buah anak panah. Barang bukti itu telah disita oleh polisi.

"Membawa 9 busur panah (anak panah-red)," ujar dia. Belum diketahui dari mana asal para pelajar tersebut.

Hingga saat ini total sudah ada 265 orang pelajar yang diamankan polisi karena mau ikut demo buruh di depan gedung DPR.

Sejumlah buruh menggelar unjuk rasa di depan kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sebelumnya diberitakan, buruh menggelar demo di Gedung DPR/MPR. Mereka hendak menyuarakan tuntutan soal penghapusan sistem outsourcing, setop PHK, hingga penolakan upah murah.

Saat ini massa demo sedang berorasi di depan DPR. Imbas demo ini, Jalan Jenderal Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi ditutup. Namun Tol Dalam Kota masih beroperasi seperti biasa.