68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta pada Idul Adha 1447 H
·waktu baca 2 menit

Pemprov DKI menyiapkan 68 ribu ekor hewan kurban untuk disembelih di seluruh wilayah DKI Jakarta pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, usai memimpin salat Idul Adha di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/5).
“Jumlah total kurban di Jakarta hampir 68 ribu ekor,” ujar Rano.
Rano mengakui dengan jumlah sebesar itu, tidak semua hewan bisa dipastikan lolos pemeriksaan.
“Nggak mungkin 68 ribu hewan yang akan dikurbankan di Jakarta dalam kondisi sehat semua,” katanya.
Menghadapi besarnya jumlah hewan kurban tersebut, Pemprov DKI Jakarta menurunkan tim penyembelih sekaligus tim pemeriksa hewan ke sejumlah titik. Rano meminta para petugas memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat sebelum disembelih.
“Makanya, ketika saya melepas tim penyembelih, saya sudah tegaskan apabila ditemukan hewan yang mungkin tidak lolos, maka tidak boleh ada toleransi, untuk tidak (boleh) dikurbankan. Artinya, (hewan kurban yang tidak sehat) itu harus dikesampingkan,” kata Rano.
Ia menjelaskan, para petugas telah melalui pelatihan khusus dan disumpah untuk menjadi penyembelih halal. Rano pun berpesan agar petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban menjalankan tugas dengan teliti dan bertanggung jawab.
“Mereka ini dilatih dan juga disumpah untuk menjadi penyembelih halal dan juga pemeriksa hewan,” ujar Rano.
Rano juga menekankan, proses penyembelihan hewan kurban membutuhkan keahlian khusus, mengingat bobot hewan yang bisa mencapai satu ton.
“Yang tukang potong itu bukan sembarangan tukang potong karena yang dipotong bukan ayam. Ini yang dipotong kadang-kadang bisa satu ton, jadi memang mempunyai trik khusus,” kata Rano.
Meski tidak semua titik penyembelihan bisa terpantau langsung, Rano meyakini kegiatan kurban tahun ini akan berjalan lancar mengingat Idul Adha merupakan kegiatan rutin yang sudah sangat dipahami masyarakat.
“Idul Adha ini kan kegiatan rutin tiap tahun yang memang umat Islam rayakan, tapi secara tradisi mereka sudah paham bagaimana caranya. Jadi saya yakin akan berjalan lancar,” ujar Rano.
