7 Remaja Ditangkap Usai Bawa Motor Sambil Ayunkan Celurit di Jalanan Bantul

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi korban tawuran Foto: Muhammad Faisal Nu'man / kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi korban tawuran Foto: Muhammad Faisal Nu'man / kumparan

Video yang memperlihatkan sejumlah remaja bermotor sembari mengayun-ayunkan celurit di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS), Kretek, Kabupaten Bantul, viral di media sosial. Polisi kemudian mengamankan tujuh remaja yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, sebelumnya Polsek Kretek telah melakukan penyelidikan dari video yang beredar.

"Mereka sudah dimintai keterangan dan menjalani proses identifikasi," kata Rita dikonfirmasi, Kamis (24/9).

Rita mengatakan video itu beredar pada Senin (14/9) lalu. Video itu berdurasi 13 detik. Tampak salah satu remaja membawa celurit.

Video tersebut beredar di media sosial pada Senin (14/9). Rekaman berdurasi sekitar 31 detik. Polisi kemudian menyelidiki ke TKP dan mendapatkan sejumlah nama remaja yang ada di video.

Ketujuh remaja tersebut yakni MNSL (19), PZP (18), dan 5 pelaku lainnya yang masih di bawah umur. Mereka kemudian dibawa ke Polsek Kretek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Ketujuhnya mengakui bahwa video yang beredar tersebut memang merupakan aksi mereka. Berdasarkan keterangan mereka, aksi tersebut dilakukan secara sadar dan tidak ada paksaan dari pihak lain," katanya.

Para remaja ini telah menjalani proses identifikasi oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bantul. Mereka diambil sidik jari dan foto. Sementara itu polisi juga mengamankan dua celurit sepanjang 78 cm dan 74 cm.

"Polisi masih melakukan pendalaman terhadap keterlibatan masing-masing remaja serta penanganan hukum atas aksi yang mereka lakukan. Sementara itu, seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Kretek," pungkasnya.