8 Pekerja Tower Tewas Diserang KKB di Beoga, Pekerja BTS 4G-Bakti Diungsikan
·waktu baca 2 menit

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Puncak Jaya menyelenggarakan rapat terbatas dengan PT. IBS (Inti Bangun Sejahtera) terkait insiden penyerangan KKB terhadap 8 pekerja Tower Palaparing Timur Telematika hingga meninggal di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua.
Kepala Diskominfo Puncak Jawa, Massora, menyampaikan tentang pelaksanaan pembangunan BTS di Kabupaten Puncak Jaya tetap berjalan dengan lancar. Namun atas instruksi Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, para pekerja BTS 4G-Bakti diminta untuk mengungsi ke Distrik Mulia dan Ilu untuk sementara.
"Puji Tuhan saat ini pembangunan BTS berjalan dengan lancar. Namun dengan adanya insiden penembakan di Distrik Beoga menjadi satu hal yang perlu dipertimbangkan karena daerah kami secara geografis dengan Kabupaten Puncak berbatasan bisa dikatakan relatif dekat," jelasnya saat rapat, Jumat (4/3).
"Atas dasar itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dapat menimpa karyawan pembangunan BTS 4G-Bakti yang dilaksanakan di Kabupaten Puncak Jaya untuk segera mengungsi ke Distrik Mulia dan Ilu," ucap Massora.
Massora memastikan kedua distrik ini aman, sehingga para pekerja BTS 4G dapat diungsikan ke lokasi ini.
"Berdasarkan perintah Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, untuk segera melakukan penarikan seluruh karyawan yang saat ini berada di distrik-distrik yang sedang melaksanakan pembangunan BTS, mohon ditarik ke dalam Kota Mulia dan ke Kota Ilu mulai Jumat (4/3), karena kedua distrik itu dianggap sebagai daerah aman. Atas dasar itu selaku kepala Dinas Kominfo mengundang dari provider dan mitra BTS-ZTE untuk melakukan rapat koordinasi," ungkap Massora.
Di tempat yang sama turut hadir koordinator PT. IBS-ZTE Derry Efrizal. Ia sangat berterima kasih atas respons cepat Pemkab Puncak Jaya dan Diskominfo Puncak Jaya atas insiden ini. Ia pun siap mengevakuasi para pekerja demi keselamatan.
"Saya sangat berterima kasih kepada Dinas Kominfo Puncak Jaya sudah menindaklanjuti kejadian kemarin sesuai perintah dari Bupati Puncak Jaya, kami dari PT. IBS-ZTE dan mitra semua pekerja kita kurang lebih hampir 100 orang di semua distrik, untuk saat ini akan kami tarik ke Kota Mulia untuk menghindari kejadian-kejadian yang kita tidak inginkan," tutur Derry Efrizal.
Derry Efrizal menjelasakan 8 orang yang meninggal diserang KKB adalah karyawan PT. PTT dan terpisah dari proyek BTS 4G-Bakti. Namun insiden ini harus diantisipasi semua pihak.
"Korban yang kemarin itu mereka pekerja dari PT. PTT terpisah dari proyek BTS 4G-Bakti. Namun dikarenakan wilayah kita berdekatan, ditakutkan berimbas ke rekan-rekan dari proyek BTS 4G-Bakti, maka dari itu, semua pekerja di lapangan kita tarik ke kota Mulia," tutur Derry Efrizal.
