ABH Pelaku Ledakan SMAN 72 Beli Bahan Buat Bom Online, Kenapa Ortunya Tak Tahu?
·waktu baca 2 menit

Polda Metro Jaya mulai memeriksa keluarga dan Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) yang diduga jadi pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta. Terungkap, ABH ini membeli bahan bom yang ia ledakan di sekolahnya secara online.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, soal pembelian barang-barang ini masih terus didalami penyidik.
“Iya seperti itu (belinya secara online) Karena kan orang tuanya yang menerima (paket),” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (21/11).
Kenapa Tidak Ketahuan Orang Tua?
Timbul pertanyaan, mengapa orang tua ABH ini tidak mengetahui anaknya membeli barang-barang yang merupakan bahan untuk membuat bom.
Polisi membeberkan alasannya. “Kalau ke orang tuanya. Ke keluarga, dia bilang itu untuk ekstrakurikuler. Makanya disimpan sama pihak keluarga,” kata Budi.
Ia menjelaskan, paket berisi barang-barang yang dipesan pelaku tidak menimbulkan tanda tanya karena disebut untuk keperluan kegiatan sekolah.
“Terus kalau barang-barang paket yang diterima itu, itu kan untuk ekstrakurikuler sekolah. Jadi tidak ada kecurigaan dari keluarga juga,” kata dia.
Polisi menuturkan, kondisi ABH masih belum sepenuhnya pulih. Sehingga penyidikan berjalan lama.
“Penyidik itu berkoordinasi dengan dokter psikisnya, sudah layak belum dia diminta keterangan, tapi dari dokter menyatakan itu belum,” kata Budi.
“Karena dia masih bengong, terus ngomong sebentar kadang masih kayak masih belum pulih sepenuhnya,” tambahnya.
