Ada Cadangan Migas Tersembunyi di Laut Selatan Jawa Sampai Papua

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi eksplorasi migas di lepas pantai. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi eksplorasi migas di lepas pantai. (Foto: Thinkstock)

Total cadangan minyak Indonesia saat ini diperkirakan 7,5 miliar barel. Sebanyak 3,6 miliar barel di antaranya adalah cadangan terbukti (proven reserve) yang berstatus P1. Sedangkan 3,9 miliar barel adalah potensi yang masih harus dibuktikan dulu lewat eksplorasi.

Eksplorasi minyak baru dilakukan di 28 cekungan (basin) saja, yang lokasinya sebagian besar di Indonesia Barat.

Masih ada sekitar 70 cekungan lagi yang belum dijamah. Cadangan minyak diperkirakan sebanyak 3,9 miliar barel tersimpan di 70 cekungan ini, menunggu untuk ditemukan. Ada cadangan gas juga yang diperkirakan mencapai 47,35 TSCF.

"Cadangan terbukti minyak kita sebesar 3,3 miliar barel. Selain cadangan terbukti, masih terdapat cadangan potensial minyak bumi sebesar 3,9 miliar barel," kata Dadan kepada kumparan (kumparan.com), Kamis (12/10).

Lokasinya tersebar di Laut Selatan Jawa, Laut Natuna, Laut Aru, hingga Papua. Cadangan minyak di Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan Timur telah banyak dikuras. Sekarang cadangan paling besar tersimpan di Indonesia Timur.

Dalam peta milik Badan Geologi, lokasi 70 cekungan dengan potensi migas yang belum dieksplorasi itu berwarna merah muda. Sedangkan cadangan migas yang sudah terbukti ada di cekungan berwarna merah tua dan hijau.

embed from external kumparan

Tetapi tak mudah untuk mengambil minyak dan gas dari cekungan-cekungan itu. Lokasinya berada di laut dalam, risiko kegagalannya tinggi, dan butuh biaya sangat besar.

Maka perlu dibuat kebijakan-kebijakan yang mempermudah eksplorasi supaya 70 cekungan ini bisa segera digarap. " Kita berupaya untuk terus tingkatkan eksplorasi migas dalam rangka meningkatkan cadangan," tutup Dadan.