Ada Kepulan Asap, Bandara Ngurah Rai Pastikan Tak Ada Korban: Semua Normal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepulan asap terlihat di gerai komersial yang berlokasi di lantai 2 Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Kamis (30/7/2026) pukul 21.57 WITA. Foto: Dok. Humas Bandara Ngurah Rai
zoom-in-whitePerbesar
Kepulan asap terlihat di gerai komersial yang berlokasi di lantai 2 Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Kamis (30/7/2026) pukul 21.57 WITA. Foto: Dok. Humas Bandara Ngurah Rai

Kepulan asap muncul di salah satu gerai komersial di lantai 2 Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (30/7) pukul 21.57 WITA.

Pengelola memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban maupun mengganggu operasional bandara.

Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, mengatakan petugas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) bersama kru bandara segera melakukan penanganan begitu kepulan asap muncul.

"Pengguna jasa juga diarahkan menjauh dari lokasi kejadian. Atas aksi tersebut, insiden tidak berdampak pada korban luka dan operasional kebandarudaraan serta pelayanan kepada pengguna jasa bandara tetap berjalan normal," kata Eka dalam keterangannya, Kamis (30/7).

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, berada di Bandara Ngurah Rai untuk memantau keadaan Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai setelah adanya kabut asap, Kamis (30/7/2026). Foto: Dok. Humas Bandara Ngurah Rai

Menurut Eka, penanganan insiden selesai dilakukan pada pukul 22.13 WITA. Saat ini, pengelola bandara juga melakukan pemulihan layanan (service recovery).

Manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

"Kami turut mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tidak panik, serta tetap mengikuti arahan petugas di lapangan," ujar Eka.