Agus Pelaku Bom Bunuh Diri Diduga Tidak Bergerak Sendiri, Ada Jaringan JAD

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di Polsek Astana Anyar usai Agus melakukan aksi bom bunuh diri, Rabu (7/12/2022). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Polsek Astana Anyar usai Agus melakukan aksi bom bunuh diri, Rabu (7/12/2022). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Agus Sujatno alias Agus Muslim diduga tidak bergerak sendirian dalam melakukan aksi bom bunuh diri di markas Polsek Astana Anyar, Bandung, pada Rabu (7/12).

"Kami menduga pelaku ini (Agus) tidak tunggal, pelaku ini adalah kelompok jaringan teroris, jaringan ini adalah (Jamaah) Ansharut Daulah," kata Deputi II Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Inspektur Jenderal Ibnu Suhendra di Mapolrestabes Bandung pada Kamis (8/12).

Menurut Ibnu, Agus memang sengaja menyerang ketika para polisi sedang melakukan apel pagi.

"Motivasinya adalah supaya korban anggota (polisi) lebih banyak, motif dari pelaku adalah kebencian pada aparat pemerintah dan kebencian pada aparat kepolisian," kata Ibnu.

Agus adalah perakit bom Cicendo, Bandung, pada 2017. Dia baru bebas dari penjara Nusakambangan empat tahun kemudian (2021).

Menurut Ibnu, ideologi Agus masih tertanam dan sifatnya masih keras hingga akhirnya dia melakukan aksi bom bunuh diri itu.

kumparan post embed