Airlangga Bantah Dewan Pakar Siapkan Munaslub Partai Golkar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutan dalam acara Rakernas Partai Golkar tahun 2023 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu (4/6).  Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutan dalam acara Rakernas Partai Golkar tahun 2023 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu (4/6). Foto: Zamachsyari/kumparan

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto angkat bicara soal kabar Dewan Pakar Partai Golkar menggelar rapat di kediaman Agung Laksono Minggu (9/7) malam, membahas evaluasi Munas.

Dalam rapat itu, Dewan Pakar mengevaluasi keputusan mengusung Airlangga sebagai capres, dan berpotensi melengserkan Airlangga karena forum untuk evaluasi Munas adalah Munaslub.

Airlangga membantah ada rencana Munaslub yang disiapkan Dewan Pakar Golkar.

"Agendanya (rapat Dewan Pakar) bukan itu," ucap Airlangga kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/7).

"Enggak ada itu (pergantian ketum)," imbuhnya.

Airlangga menyebut forum tertinggi di Golkar adalah Rakernas, Rapim, dan Munas. Dia menepis ada rencana Munaslub.

Saat diminta tanggapan soal nasib Golkar yang tidak jelas karena KIB terancam bubar dan Golkar belum menentukan koalisi, ia meminta agar bersabar.

"KIB, tunggu dulu, sabar, sabar menanti," jawab Airlangga.

Sebelumnya, anggota Dewan Pakar Golkar, Ridwan Hisjam, mengungkap ada pertemuan Dewan Pakar malam tadi. Ada sejumlah hal yang dibahas dalam rapat ini, termasuk mengevaluasi keputusan Munas Golkar pada Desember 2019 yang memutuskan Airlangga Hartarto, jadi calon presiden.

Ridwan menjelaskan, arah pencapresan Golkar belum jelas usai munas tahun 2019 itu. Padahal keputusan untuk mengusung Airlangga itu sudah keluar dari empat tahun lalu.

“Sampai hari ini belum menunjukkan tanda-tanda ke mana arah DPP Partai Golkar. Padahal sudah hampir 4 tahun ya. Bulan Desember ini sudah empat tahun, tapi kejelasan DPP Golkar terhadap keputusan Munas belum kelihatan,” kata Ridwan, Senin (10/7).

kumparan post embed