AKBP Jerry-AKBP Pujiyarto Jalani Sidang Etik Kasus Brigadir Yosua Hari Ini

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kadivhumas Irjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan kepada wartawan mengenai sidang etik Ferdy Sambo di Gedung TNCC Polri, Kamis (25/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kadivhumas Irjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan kepada wartawan mengenai sidang etik Ferdy Sambo di Gedung TNCC Polri, Kamis (25/8/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Eks Kasubdit Renakta Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto dan mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raymond Siagian bakal menjalani sidang etik hari ini. Mereka disidang etik terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Sidang tersebut kini tengah berlangsung di gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, AKBP Pujiyarto yang lebih dulu menjalani sidang.

"Untuk pertama AKBP P (Pujiyarto) pukul 07.30 WIB," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (9/9).

Belum diketahui lebih detail soal peran Pujiyarto dalam kasus ini.

Kemudian, lanjut dia, apabila sidang etik AKBP Pujiyarto telah rampung bakal dilanjutkan dengan sidang dengan terduga pelanggar AKBP Jerry.

"Dan kedua sidang KEP AKBP J (Jerry) setelah sidang pertama selesai," tutur Dedi.

kumparan post embed

Dedi sebelumnya menjelaskan, AKBP Pujiyarto disidang bukan terkait kasus penghalangan penyidikan atau obstruction of justice kasus Brigadir Yosua. Namun pelanggarannya masuk dalam kategori ringan.

"Yang bersangkutan terduga pelanggar KEP tetapi kategori ringan tidak ada kaitan dengan obstruction of justice," jelas Dedi.

Sementara, nama Jerry santer terdengar dan diduga mengarahkan sejumlah lembaga untuk memberi perlindungan kepada Putri.

Hal ini sempat disampaikan LPSK. Saat itu, LPSK dan sejumlah lembaga terkait diundang datang ke Polda Metro Jaya. Di sana ternyata menampilkan video CCTV perjalanan Putri dari Magelang hingga ke Jakarta.

kumparan post embed

Rapat dipimpin oleh AKBP Jerry. Dalam rapat itu, LPSK menyebut memang ada pengkondisian atau situasi yang dibuat untuk menggiring opini Putri layak dilindungi. Tapi, LPSK menolak sebelum adanya prosedur pemeriksaan lengkap.

Nama AKBP Jerry dan AKBP Pujiyarto sempat masuk dalam 24 daftar personel yang dimutasi ke Yanma Polri buntut kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram rahasia dengan nomor ST/1751/VIII/KEP./2022 tertanggal 23 Agustus 2022.