Akhirnya Revitalisasi Monas Jalan Terus

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan proyek revitalisasi Monas akan terus berjalan. Anies menyebut, Komisi Pengarah Penataan Kawasan Medan Merdeka pimpinan Mensesneg justru mengapresiasi Pemprov DKI setelah melihat desain lengkap revitalisasi Monas.
"Yang pertama alhamdulillah revitalisasi Monas jalan terus. Jadi itu sejalan dengan Keppres Nomor 25 Tahun 1995, karena memang rancangannya dibuat mengikuti Keppres," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Kamis (6/2).
Anies menjelaskan, Komisi Pengarah memberi perhatian khusus kepada ruang terbuka hijau (RTH) di Monas. Setelah melihat desain lengkap dalam rapat, anggota Komisi Pengarah memberikan apresiasi atas upaya DKI dalam merevitalisasi Monas.
"Pertama bahwa ini sejalan dengan Keppres. Kemudian yang kedua malah Komisi Pengarah memberikan apresiasi karena akan terjadi penambahan ruang terbuka hijau di kawasan Monas," kata dia.
"Dan sebagian juga baru menyadari bahwa tempat parkir IRTI, kemudian Lenggang Jakarta itu semua itu akan menjadi tempat yang hijau," lanjutnya.
Selama ini, kawasan IRTI Monas memang dijadikan lahan parkir baik mobil maupun motor. Nantinya dalam desain baru, kawasan itu menjadi lahan terbuka hijau. Lenggang Jakarta kemudian dipindahkan ke sisi timur Monas berdekatan dengan Stasiun Gambir.
Anies optimistis revitalisasi Monas akan selesai sesuai target. Bahkan, Komisi Pengarah juga ingin agar Pemprov DKI menyelesaikan proyek ini sesuai dengan target yang sudah dicanangkan.
"Ketua Komisi Pengarah menginginkan itu sesuai target waktunya. Jadi itu kesimpulan, lalu dari kesimpulan kemarin kita harus wujudkan dalam bentuk gambar. Gambar itu sudah diserahkan kepada Komisi pengarah untuk kemudian nanti disepakati sama-sama," terang Anies tanpa menyebutkan target waktu yang dimaksudnya.
Anies mengikuti rapat dengan Komisi Pengarah Penataan Kawasan Medan Merdeka di Kemensetneg pada Rabu (4/1). Penataan kawasan di Ring 1 ini diatur dalam Keppres Nomor 25/1995.
