Aksi Pemotor Bengal Kebut-kebutan di Sudirman, Diadang Polisi, Berujung Tilang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi lalu lintas di Jakarta - Kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lalu lintas di Jakarta - Kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Video aksi kebut-kebutan pemotor di Jalan Sudirman dari arah Bundaran HI menuju Senayan viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Selasa (23/2) sekitar pukul 22.45 WIB.

Polisi yang saat itu sedang melakukan patroli sempat mengejar mereka. Salah satu pemotor itu kemudian berhasil dihentikan.

Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, aksi kebut-kebutan ini sangat membahayakan pengendara yang lain. Polisi menindak pemotor itu dengan memberi sanksi tilang.

"Salah satu kendaraan yang berhasil diberhentikan kemudian dibawa ke Pos Pol Bundaran Senayan untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan karena saat itu tidak membawa dokumen kendaraan (SIM & STNK)," kata Argo saat dihubungi, Senin (1/3).

instagram embed

Argo mengatakan salah satu pemotor yang berhasil dihentikan berinisial HD. Ia mengendarai sepeda motor Suzuki GSX 150. HD yang tidak membawa surat-surat meminta izin untuk pulang mengambil surat kendaraan dan kembali lagi ke Pospol Bundaran Senayan.

"Ditilang dengan Pasal 297 Jo pasal 115 b (tentang) berbalapan dengan kendaraan lain di jalan) dan Pasal 285 (1) Jo 106 (persyaratan teknis dan layak jalan)," ujarnya.

Dalam video yang beredar, pemotor itu tampak jelas memacu kendaraannya dengan kencang bersama dengan rekannya. Salah satu pengendara berhasil diadang polisi dan dibawa ke Pospol Senayan.

Setibanya di Pospol Senayan, motor yang dikendarai juga tidak lengkap secara teknis. Misalnya yang paling terlihat, tidak memasang kaca spion.

Foto aerial kendaraan melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (11/10/2020). Foto: GALIH PRADIPTA/ANTARA FOTO

Ia menyebut sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin memang menjadi jalur yang menarik untuk para pemotor melakukan aksi kebut-kebutan di jalan. Apalagi kondisi di malam hari yang lalu lintas kendaraannya agak lenggang.

"Lokasi sepanjang jalur Sudirman Thamrin menjadi salah satu spot yang menarik para rider untuk melakukan pengebutan karena jalur yang panjang dan lurus, apalagi di hari kerja saat malam hari jalan relatif lenggang dan menjadi potensi pengebutan," kata dia.

Oleh sebab itu ia mengimbau agar perilaku kebut-kebutan di Jalan dapat dihindari. Hal ini berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kebut-kebutan karena berpotensi dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya," tandasnya.