Aktivis Dandhy Dwi Laksono Ditangkap Polisi

kumparanNEWSverified-green

comment
52
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dandhy Laksono. Foto: Youtube/@Watchdoc Documentary
zoom-in-whitePerbesar
Dandhy Laksono. Foto: Youtube/@Watchdoc Documentary

Aktivis sekaligus pembuat film dokumenter WatchdoC, Dandhy Dwi Laksono, ditangkap Polda Metro Jaya. Penangkapan dilakukan pada Kamis (26/9) pukul 23.00 WIB.

Istri Dandhy, Irna Gustiawati, membenarkan penangkapan terhadap suaminya tersebut. Namun, ia belum dapat menjelaskan secara rinci terkait penangkapan tersebut.

"Iya benar ditangkap (Polda Metro)," ucap Irna kepada kumparan.

Dandhy Laksono (tengah) saat penangkapannya di Jatiwaringin Asri Pondokgede Bekasi. Foto: Dok. Istimewa

Polda Metro Jaya belum memberikan penjelasan terkait penangkapan terhadap Dandhy.

Dari data yang diterima, penangkapan tersebut dilakukan polisi di rumah Dandhy di Pondokgede, Bekasi.

Dandhy adalah jurnalis yang mendirikan rumah produksi film dokumenter Watchdoc. Beberapa waktu lalu dia sempat merilis film dokumenter Sexy Killers yang mengungkap soal bisnis batubara di Indonesia.

Ia juga merupakan aktivis Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Dandhy pernah menjadi wartawan di berbagai media, termasuk RCTI.

Dandhy kerap menyuarakan kritik untuk pemerintah. Terakhir dia sempat berdebat dengan politikus PDIP Budiman Sudjatmiko soal referendum Papua.

Surat penangkapan Dandhy Dwi Laksono. Foto: Dok. Istimewa