Alasan Ahok Sering Besuk Orang Sakit saat Kampanye

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ahok blusukan ke kawasan Gandaria Selatan. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok blusukan ke kawasan Gandaria Selatan. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Selama cuti kampanye Pigub DKI Jakarta putaran kedua, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, lebih sering mengunjungi warga yang sedang sakit. Ternyata, hal itu dilakukan Calon Gubernur Petahana ini karena terkait dengan program yang akan dijalankan jika terpilih kembali.

Program itu dinamakan Ketuk Pintu Layani dengan Hati. Rencananya, orang-orang yang punya penyakit parah atau punya potensi berpenyakit akan didata. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menurunkan Dasawiswa untuk mendata calon penerima program tersebut.

"Kami kan mau menjalankan lima ribu warga DKI ada satu dokter, satu bidan, satu perawat yang urus. Nah, datanya dari mana ? Datanya dikerjakan dari dasawisma. Nanti, yang datengin dari puskesmas terdekat, program Ketok Pintu Layani dengan Hati," kata Ahok di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/4).

Baca juga : Ahok Terus Galang Suara dari Basis Pemilih Anies di Jaksel

Untuk menunjang program itu, Ahok pun berencana mengadakan ambulans khusus untuk orang yang terkena serangan jantung. Kendaraan untuk membawa pasien dalam keadaan genting itu direncanakan sudah lengkap dengan alat pertolongan.

"Begitu kamu masuk sudah kayak ICU jantung, sudah komplit. Jadi, jangan sekedar nganterin doang, tapi pas dianterin udeh langsung penanganan. Ini sudah kerja sama dengan RS Harapan Kita," kata Ahok.

Ahok juga menuturkan programnya itu akan diintegrasikan dengan Qlue. Sehingga evaluasinya dapat melibatkan masyarakat.

Baca juga : Ahok Paparkan Program Hunian untuk Warga DKI