News
·
21 Januari 2020 13:57

Alasan PKS Ajukan Nurmansjah Lubis Cawagub DKI: 2 Periode di DPRD

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Alasan PKS Ajukan Nurmansjah Lubis Cawagub DKI: 2 Periode di DPRD (67213)
Ngopi Bareng bersama DPW PKS membahas Wagub DKI Jakarta. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan
PKS dan Gerindra akhirnya menyepakati dua kandidat cawagub DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan. Dua nama itu adalah Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra.
ADVERTISEMENT
DPP PKS menjelaskan alasan pemilihan Nurmansjah sebagai cawagub DKI. Nurmansjah dianggap sudah pengalaman sebagai anggota DPRD DKI.
"Saya jelaskan sedikit, Nurmansjah Lubis cukup kompeten, wawasannya luas terkait Ibu Kota. Mengapa? Karena dia pernah 2 periode jadi anggota DPRD DKI Jakarta, 10 tahun jadi anggota dewan," kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohamad Arifin, di kantor DPW PKS DKI, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (21/1).
Menurut Arifin, Nurmansjah juga dianggap kompeten untuk menangani APBD DKI Jakarta yang belakangan ini dinilai bermasalah. Sebab, Nurmansjah punya latar pendidikan akuntansi.
"Dari aspek kapasitas dia, latar belakang pendidikan beliau. Dan kita ingin support Gubernur melalui Pak Nurmansjah Lubis. Beliau juga S1 dan S2 akuntansi. Bisa membantu soal APBD, menyelami APBD DKI Jakarta ini penting," kata Arifin.
Alasan PKS Ajukan Nurmansjah Lubis Cawagub DKI: 2 Periode di DPRD (67214)
Suasana saat Fraksi Gerindra dan PKS temui Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balaikota DKI Jakarta. Foto: Dok. Humas Pemprov DKI
Sebelumnya, PKS kukuh mempertahankan nama Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Namun, kemudian nama ini gugur. Syaikhu dicabut sebagai kandidat cawagub DKI karena ia sudah lolos ke Senayan menjadi anggota DPR RI dari PKS. Belakangan, PKS juga membatalkan pencalonan Agung Yulianto.
ADVERTISEMENT
Nanti, pemilihan cawagub DKI akan dilangsungkan melalui sistem voting di DPRD DKI. PKS optimistis bisa mendapatkan kursi Wagub DKI yang sudah kosong selama lebih dari 2 tahun.
Selain itu, PKS berharap proses pemilihan Wagub DKI di DPRD bisa berjalan adil.
"Kita ingin proses demokratisasi berjalan secara fair play. Semoga terpilih Wagub DKI yang terbaik yang bisa sinergi dengan Gubernur," jelas Arifin.
"Kita optimistis dan yakin orang terbaik Nurmansjah Lubis. Kami semua optimistis, kalau tidak optimistis, enggak mungkin kami calonkan beliau," tutup Arifin.