Anak-anak Jakut Jual Tikar di Ancol Jelang Tahun Baru: Buat Jajan

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak-anak dagang tikar di depan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (31/12).  Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Anak-anak dagang tikar di depan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (31/12). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Taman Impian Jaya Ancol masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit untuk malam tahun baru. Hal ini dimanfaatkan oleh sejumlah anak-anak untuk mengais rezeki. Mereka menjual tikar bagi pengunjung yang ingin menikmati pantai di malam pergantian tahun.

Seperti yang dilakukan oleh Rendi. Bocah 11 tahun itu menjajakan tikar di Jalan Lodan Raya yang berjarak 220 meter dari Pintu Gerbang Barat Ancol. Target pasarnya tentu saja para calon pengunjung Ancol.

"Ini dijual Rp 10.000. Jualannya dari siang tadi," kata Rendi, Selasa (31/12).

Rendi mengatakan harga yang ia tawarkan lebih murah dibanding beli di dalam kawasan Ancol. Perbedaannya bisa dua kali lipat. Di kawasan Ancol, tikar seperti yang di jual Rendi, dihargai Rp 20.000. Meski begitu masih ada saja pembeli yang menawarnya.

Anak-anak dagang tikar di depan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (31/12). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

"Untungnya buat kita cuma Rp 8.000. Nanti duitnya buat jajan," kata Rendi.

Selain Rendi, juga ada Fernandus yang juga berjualan seperti Rendi. Bocah delapan tahun itu mengaku senang bisa mencari uang sendiri. Aktivitasnya hari ini juga sudah seizin orang tuanya.

"Saya tinggal di Pademangan, ini teman main semua. Udah bilang sama mama enggak apa-apa, palingan ini juga sampai jam 17.00 WIB," kata Fernandus.

Keduanya memang teman main. Selain mereka juga ada lima orang lainnya yang menjual tikar di lokasi yang sama.

Pedagang tikar musiman seperti yang dilakukan Rendi dan kawan-kawan memang kerap ditemukan setiap malam tahun baru. Ancol diketahui akan menjadi salah satu titik pesta kembang api di malam pergantian tahun di Jakarta.

Anak-anak dagang tikar di depan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (31/12). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan