Anak Jamintel, Korban Kecelakaan di Tol Pejagan, Dimakamkan di Pondok Ranggon

19 September 2022 11:44
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana pemakaman putra Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto, M Singgih Adika di TPU Pondok Ranggon, Senin (19/9/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pemakaman putra Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto, M Singgih Adika di TPU Pondok Ranggon, Senin (19/9/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
Korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun 13 mobil di Tol Pejagan KM 253 Kabupaten Brebes pada Minggu (18/9) siang kini sudah dimakamkan. Pemakaman dilakukan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.
Korban tersebut ialah Muhammad Singgih Adika (23 tahun). Ia adalah anak bungsu Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung Dr Amir Yanto.
Jamintel Kejagung Amir Yanto mengambil jenazah anaknya. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Jamintel Kejagung Amir Yanto mengambil jenazah anaknya. Foto: Dok. Istimewa
Jenazah sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Bhakti Asih usai kecelakaan. Keluarga langsung mengambil jenazah pada Senin (19/9) dini hari.
Sesampainya di Jakarta, jenazah sempat disemayamkan di rumah duka di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Sejumlah karangan bunga terlihat di rumah duka.
Suasana pemakaman putra Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto, M Singgih Adika di TPU Pondok Ranggon, Senin (19/9/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pemakaman putra Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto, M Singgih Adika di TPU Pondok Ranggon, Senin (19/9/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
Pukul 09.28 WIB, jenazah Singgih diberangkatkan dari rumah duka menuju TPU Pondok Ranggon. Sebelumnya, jenazah sempat disalatkan di Masjid Baiturrahman tak jauh dari rumah dukanya.
Amir Yanto turut hadir dalam prosesi tersebut. Termasuk hingga ke lokasi pemakaman.
"Pada kesempatan ini sebagai ayah dari almarhum ananda Muhammad Singgih Adika mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu sekalian yang telah berkenan takziah dan mengantarkan jenazah ke kubur ini, sudah mendoakan," kata Amir di hadapan para pelayat.
Amir yang mengenakan pakaian serba hitam tersebut tampak lemas saat memakamkan putranya. Matanya berkaca-kaca, tatapannya kosong. Meski begitu, ia berusaha tetap tegar dan menyapa para pelayat yang berdatangan.
M Singgih Adika, korban tewas kecelakaan beruntun 13 mobil di Tol Pejagan, Minggu (18/9/2022). Foto:  Twitter/@AldhiTR
zoom-in-whitePerbesar
M Singgih Adika, korban tewas kecelakaan beruntun 13 mobil di Tol Pejagan, Minggu (18/9/2022). Foto: Twitter/@AldhiTR
Sejumlah pegawai Kejaksaan juga tampak hadir di lokasi. Beberapa teman almarhum Singgih juga terlihat mendoakan kepergiannya.
Singgih tewas dalam insiden kecelakaan beruntun di ruas Tol Pejagan Pemalang, Jawa Tengah, tepatnya di KM 253 (Brebes). Setidaknya ada 13 kendaraan yang terlibat kecelakaan itu.
Honda Civic warna silver bernopol AG 1870 ME yang dikendarai Singgih ringsek setelah menabrak truk di depannya. Kecelakaan itu disusul dengan tabrakan kendaraan lain dari belakang. Korban tewas berjumlah satu orang dan 19 luka-luka.
Kecelakaan ini disebabkan karena asap pekat dari pembakaran rumput di pinggir jalan yang membuat jarak pandang pengendara terganggu.