Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Anak Yatim di Karawang Diperkosa 3 Pemuda hingga Hamil, Polisi Bantah Mediasi
5 Maret 2025 22:52 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Seorang anak yatim berusia belasan tahun di Karawang, Jawa Barat, diperkosa oleh tiga pemuda hingga hamil. Pelaku belum ditangkap dan masih bebas berkeliaran hingga saat ini, Rabu (5/3).
ADVERTISEMENT
Padahal kasus ini sudah dilaporkan oleh ibu korban sejak 5 bulan yang lalu.
"Sejak laporan dibuat lima bulan lalu, tidak ada perkembangan berarti dalam penanganan kasus ini. Bahkan, salah satu pelaku berinisial A telah menikah bulan lalu," ujar Ibu korban, Dwi kepada wartawan, Rabu (5/3).
Dwi mengaku kecewa sebab pelaku belum ditangkap. Selain itu menurutnya, polisi sempat memilih upaya mediasi antara keluarga korban dan pelaku di Mapolres Karawang.
Saat mediasi itu, kata Dwi, para pelaku mengakui perbuatannya, namun salah satu orang tua pelaku menolak bertanggung jawab dengan alasan anaknya masih di bawah umur.
"Bagaimana perasaan kami sebagai orang tua? Anak saya jadi korban, tapi pelaku malah dilindungi," ujar Dwi.
ADVERTISEMENT
Bantahan Polisi: Kasus Masuk Penyidikan
Terpisah, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang, Ipda Rita Zahara, menyebut kasus tersebut sudah diproses dan sudah naik penyidikan.
Dia juga membantah jika kepolisian mengupayakan perdamaian antara korban dan pelaku.
"Kalau kami tidak ada mediasi. Maksudnya tidak ada memfasilitasi mediasi," ucap Rita.
Sekilas Kasus
Dwi menuturkan peristiwa yang menimpa anaknya itu terjadi pada Agustus 2024 di area belakang GOR Adiarsa, Karawang.
Kala itu, korban yang tengah bermain bersama adiknya, bertemu dengan ketiga pelaku berinisial I, A dan L. Antara korban dan pelaku tidak saling kenal.
Ketiganya lalu berkenalan dengan korban, namun berujung pemerkosaan.
"Mereka terus ngedeketin, anak saya teriak langsung dipegangin tangannya, mulutnya sampe nggak bisa napas," paparnya.
Pelaku L, kata dia, bahkan melakukan aksi bejatnya sebanyak dua kali.
ADVERTISEMENT
Alhasil, korban yang masih duduk di bangku SMP itu kini hamil.
"Anak saya sekarang hamil enam bulan jalan tujuh," tutup Dwi.