Andre Rosiade Disidang Gerindra soal Penggerebekan PSK

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Fraksi Partai Gerindra Komisi VI Andre Rosiade. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Fraksi Partai Gerindra Komisi VI Andre Rosiade. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade bakal menjalani pemeriksaan di Majelis Kehormatan Partai Gerindra hari ini, Selasa (11/2). Andre akan dimintai klarifikasi terkait aksinya mengungkap kasus prostitusi online di Kota Padang, Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

“Hari ini memang ada sidang klarifikasi di Majelis Kehormatan Gerindra yang agendanya mendengarkan klarifikasi dari saudara Andre Rosiade mengenai peristiwa di Sumbar,” ucap Waketum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2).

Dasco mengatakan Andre akan diperiksa oleh 14 hingga 15 orang dari Majelis Kehormatan Partai Gerindra.

“Di majelis kehormatan partai itu ada banyak orang. Saya kebetulan salah satu yang berhalangan hadir hari ini karena banyak agenda di DPR. Tapi ada sekitar 14-15 orang yang hadir pada sidang klarifikasi tersebut,” kata dia.

Andre sudah membantah telah menjebak dalam penggerebekan prostitusi di Padang. Ia menyatakan dalam kasus ini hanya menyuarakan aspirasi dari masyarakat yang resah mengenai adanya praktik prostitusi.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, rapat bersama dengan seluruh pimpinan fraksi DPR untuk membahas pemanfaatan ruang kerja di Komisi VII, Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (4/10). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

“Dan yang perlu diketahui, gue hanya menyalurkan aspirasi masyarakat ke pihak kepolisian. Yang mengungkap itu kan pihak kepolisian,” kata Andre Rosiade di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2).

Andre Rosiade sebelumnya membagikan video saat dirinya mengungkap prostitusi online di Padang melalui akun twitternya @andre_rosiade. Namun, belakangan aksi Andre ini diprotes berbagai pihak karena menilai ada unsur penjebakan yang sengaja dilakukan Andre.

Anggota Fraksi Partai Gerindra Komisi VI Andre Rosiade. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
kumparan post embed