Anggaran Kemendagri 2026 Capai Rp 7,8 Triliun, Naik Rp 4,55 Triliun

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan sambutan saat Kemendagri dan Kementerian PKP menyerahkan bantuan rumah subsidi kepada korban meninggal unjuk rasa di Makassar, Sulsel, pada Kamis (11/8/2025). Foto: Dok. Kemendagri
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan sambutan saat Kemendagri dan Kementerian PKP menyerahkan bantuan rumah subsidi kepada korban meninggal unjuk rasa di Makassar, Sulsel, pada Kamis (11/8/2025). Foto: Dok. Kemendagri

Komisi II DPR RI menggelar rapat dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membahas alokasi anggaran tahun 2026.

Sebelumnya pagu anggaran untuk Kemendagri disepakati sebesar Rp 7,8 triliun.

"Untuk Kemendagri tahun 2026 berdasarkan surat bersama Menkeu, Menteri PPN/Bappenas, tanggal 24 Juli 2025 ditetapkan pagu anggaran Kemendagri sebesar Rp 7,8 triliun," kata Tito dalam rapat di ruang Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/9).

Mendagri Tito Karnavian saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Jakarta, Selasa (26/11/2019). Foto: Helmi Afandi/kumparan

Usulan ini mengalami kenaikan Rp 4,55 triliun dibandingkan pagu indikatif 2026 yang sebelumnya hanya Rp 3,24 triliun.

Tito pun mengatakan kenaikan pagu anggaran tahun 2026 akan dialokasikan untuk operasional kantor, pembina dan pengawasan pemerintahan daerah, prioritas Presiden tahun 2026, prioritas nasional TA 2026 dan belanja yang bersifat wajib dan tidak dapat ditunda.

Dari total usulan tersebut, sebanyak Rp 1,8 triliun diperuntukkan belanja operasional yang terdiri dari Rp 1,09 triliun untuk belanja pegawai dan Rp 764 miliar untuk belanja operasional dan pemeliharaan perkantoran.