Anggota DPR Golkar Prediksi Pergantian Panglima Oktober, Usai Penetapan UU APBN

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Komisi I F-Golkar Bobby Adhityo Rizaldi. Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Komisi I F-Golkar Bobby Adhityo Rizaldi. Foto: Dok. Pribadi

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tak lama lagi akan memasuki masa pensiun. Bursa calon Panglima TNI pengganti Hadi pun kini ramai diperbincangkan.

Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mendukung siapa pun kandidat Panglima TNI pilihan Presiden Jokowi.

"Kalau saya tentu dukung calonnya bapak Presiden," kata Bobby kepada wartawan, Jumat (3/9)

"Secara administratif objektif semua memenuhi syarat, kalau subyektivitas apakah bergiliran matra, atau karena kedekatan pribadi, hendaknya tidak perlu berspekulasi. Tugas parlemen bukan mengajukan nama panglima ke presiden, tapi sebaliknya," tambahnya.

kumparan post embed

Politikus Golkar ini menduga pergantian Panglima TNI yang baru akan dilakukan setelah selesainya penetapan UU APBN 2022, yang biasanya akan digelar pada bulan Oktober.

"Kita saat ini sedang dalam masa sidang siklus membahas anggaran Tahun 2022. Saya rasa pergantian Panglima TNI ini setelah penetapan UU APBN 2022 bulan Oktober nanti," ungkap dia.

"Karena kalau pergantian di tengah-tengah pembahasan ini, secara organisasi militer mungkin kurang efektif, karena pembahasannya masih tanggung jawab panglima saat ini," imbuh Bobby.

Terkait waktu uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Panglima TNI, Bobby tak yakin bisa digelar di masa sidang saat ini. Ia mengungkapkan fit and proper test akan digelar di masa sidang selanjutnya.

"Rasanya di masa sidang yang akan datang," tutup Bobby.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono. Foto: BNPB dan kumparan

Diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun, November mendatang. Dua kandidat kuat pengganti Marsekal Hadi saat ini adalah KSAD Jenderal Andika Perkasa. Selain Andika, ada KSAL Laksamana Yudo Margono.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon bahkan menyebut Jenderal Andika-lah yang akan menggantikan Hadi.

“Insyaallah. Semua akan terjadi dalam waktu dekat. Jenderal Andika Perkasa akan menjadi Panglima TNI,” kata Effendi kepada kumparan.