Anggota DPR Soroti Lonjakan Kasus COVID-19: 32% yang Dirawat Belum Divaksin

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP, Rahmad Handoyo. Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP, Rahmad Handoyo. Foto: Dok. Pribadi

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP, Rahmad Handoyo, mengingatkan lonjakan penyebaran COVID-19 yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir tidak boleh diremehkan. Ia mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan segera melakukan vaksinasi.

“Penyebaran COVID-19 melonjak lagi. Jumlah pasien yang harus dirawat meningkat, termasuk jumlah kematian ikut meningkat. Dalam beberapa bulan terakhir banyak saudara-saudara kita yang meninggal. Ironisnya dari data yang kami terima, lebih dari 32% dari jumlah pasien yang saat ini dirawat di rumah sakit berstatus belum divaksin sama sekali,” kata Rahmad dalam keterangan tertulis, Rabu (9/11).

Rahmad mengatakan, sampai saat ini hanya ada dua cara melawan COVID-19. Pertama dengan menerapkan protokol kesehatan, yakni berperilaku hidup bersih dan sehat, mencuci tangan, memakai masker, hingga menjaga jarak sebagai cara terhindarkan penularan. Kedua dengan cara vaksinasi untuk menekan hospitality rate.

“Melihat lonjakan penyebaran COVID-19 belakangan ini, saya ingin mengingatkan kembali betapa penting dan bermanfaatnya protokol kesehatan dan vaksinasi. Dengan vaksinasi, khususnya dosis lengkap dan booster bisa mencegah pasien penderita gejala berat, bahkan mengurangi risiko kematian,” katanya.

kumparan post embed

Masih dalam upaya menghindari penyebaran dan dampak buruk COVID-19, Rahmad mendesak pemerintah kembali menggalakkan program vaksinasi serta menyiapkan booster di fasilitas-fasilitas layanan kesehatan.

“Pemerintah jangan sampai lelah kampanye soal COVID-19 belum berakhir. Masyarakat pun harus terus menerus diedukasi dan program vaksinasi harus tetap disosialisasikan,” pungkasnya.

Saat ini, penambahan konfirmasi positif COVID-19 berada di angka 3.000 kasus. Data Kemenkes menunjukkan sejak 4 Oktober hingga 8 November 2022, lebih dari 32% pasien COVID-19 yang harus dirawat di rumah sakit berstatus belum divaksin sama sekali.

Infografik XBB Bikin Kasus Corona RI Naik 2 Kali Lipat. Foto: Dok. kumparan